PEMERINTAHAN

Kemenparekraf Ajak Komunitas Kembangkan Wisata Kopi Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak komunitas pencinta kopi untuk kreatif mengembangkan Wisata Kopi.

Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, Agustini Rahayu, dalam acara “Live Streaming Ngopi Sore Bersama Komunitas Kopi”, Sabtu (25/7), mengatakan kopi merupakan salah satu dari jendela promosi pariwisata Indonesia di kancah internasional.

“Lewat acara ini, kita ingin menggalang komitmen bersama komunitas pencinta kopi untuk kreatif mengembangkan wisata kopi Indonesia,” kata wanita yang akrab disapa Ayu ini.

Ayu menuturkan, Kemenparekraf/Baparekraf kini tengah kembali melakukan pengembangan Komunitas Parekraf untuk membantu menggencarkan kecintaan masyarakat terhadap produk Indonesia. Menurutnya, Komunitas Pecinta Kopi Indonesia merupakan unsur penting dalam proses ini, mengingat Kopi Indonesia sudah terbukti unggul bahkan di kancah Internasional.

Dalam acara ini Ayu mengenalkan Bapak Mikhael Rudy, Pendiri Komunitas Kopi di Indonesia dan pembina petani kopi di Indonesia, juga ada Bapak Agusnadi Founder SocioPreneur Kita Setara, salah satu SocioPreneur yang mendampingi generasi muda disabilitas menjadi wirausaha dan Bapak Garnida Muchtar, Pensiunan BUMN yang membangun ketrampilan nya menjadi usahawan dan barista kemudian bergabung dengan komunitas KoKopi & “VW Coffee” Utan Kayu, Jakarta. Didasari kegemaran akan kopi Indonesia, Ayu yakin kreatifitas membangkitkan pariwisata Indonesia dapat kembali digalakkan untuk bersama jaga Indonesia.

“Indonesia punya banyak tempat penghasil kopi. Apalagi para Coffee Enhusiast ini sangat bersemangat untuk kembali membangkitkan wisata kopi Indonesia dalam kemasan yang lebih kreatif menyikapi segala keterbatasan selama masa pandemi COVID-19, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan” katanya.

Hal ini diamini pula oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kemenparekraf/Baparekraf, Djoko Waluyo. Djoko mengungkapkan, kopi merupakan minuman yang digemari oleh hampir semua lapisan masyarakat dari segala umur.

Selain itu, lanjut Djoko, komunitas kopi dinilai punya kemampuan untuk membangkitkan kembali pariwisata Indonesia pascapandemi COVID-19. “Saya yakin semua komunitas kopi bisa terus berkreasi di tengah pandemi ini,” ungkap Djoko.
Acara ini juga diisi dengan pembuatan latte art dan lukisan dari ampas kopi. Lukisan ini dibuat oleh pemilik kedai Kopi Tanah Air Kita, Mikhael Rudy.

“Lukisan ini saya buat dalam waktu tiga minggu. (Tujuannya) untuk menghilangkan penat,” ucap Rudy.

Tidak hanya itu, pada acara ini, Kemenparekraf/Baparekraf juga memperkenalkan aplikasi bernama Community Hub yang rencananya akan diluncurkan pada Agustus 2020.

Menurut Kasubbag Pengembangan Komunitas Kemenparekraf/Baparekraf, Syaril S., aplikasi yang tengah disempurnakan itu merupakan suatu platform sosial media bagi seluruh komunitas yang ada di Indonesia.

“Di aplikasi ini, seluruh komunitas di Indonesia bisa saling berbagi informasi yang bermanfaat dan mengunggah gambar dan tulisan ke media sosial pada umumnya di halaman komunitasnya dan juga ada live streaming secara berkala dengan berbagai tema bersama komunitas yang berbeda-beda,” jelas Syaril.

Recent Posts

Kemenhaj Perketat Pengawasan Travel Umrah

MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…

42 menit yang lalu

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…

10 jam yang lalu

ICFA 2026: Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Akuakultur Menuju Ekonomi Biru Berkelanjutan

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…

12 jam yang lalu

Komisi XI DPR Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…

12 jam yang lalu

50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan

MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…

14 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

MONITOR, Palu – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bekerja sama dengan Badan Karantina…

2 hari yang lalu