SUMATERA

Bupati Siak: Saya Puas, Hasil Panen Perdana Padi Tahun ini Jauh Lebih Baik

MONITOR, Siak – Para petani di Kampung Laksamana, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau, cukup puas dengan hasil panen perdana tahun ini. Bahkan jika dibandingkan dengan periode lalu, hasilnya jauh lebih meningkat.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Siak, Arisman mengatakan hasil panen padi di kampung itu tahun ini tidak berpengaruh dengan adanya wabah virus Corona atau Covid-19. Terbukti, panen perdana tahun ini bisa menghasilkan 6-8 ton gabah kering per hektarnya.

Sedangkan tahun lalu, ungkap Arisman hanya di angka 5,5 ton. “Kalau dipikir-pikir memang tidak berpengaruh. Ini dilihat dari hasilnya yang naik signifikan,” kata Arisman.

Hasil yang cukup memuaskan ini kata Arisman tidak terlepas karena cuaca yang mendukung. Total luas persawahan yang di panen di sini 208 hektare. “Petani di sini semua menerapkan IP 200, dan menggunakan varietas inpari 42,” kata dia.

Terpisah, Bupati Siak Alfedri mengapresiasi warga Kampung Laksamana yang mulai alih fungsi lahan sawit ke padi. Sebab, pada panen perdana ini, salah seorang warga kampung itu sebelumnya telah mengubah lahan sawit seluas 7 hektare ke persawahan.

“Kalau hasil panennya mencapai 6-8 ton per hektare, uangnya bisa sampai Rp27 juta rupiah sekali tanam. Waktu panennya juga tidak terlalu lama. Tentu untung dibanding tanam sawit,” kata Alfedri.

“Kami apresiasi, tahun ini sudah ada alih fungsi lahan sawit kembali ke padi 7 ha. Lebih banyak hasil padi daripada sawit. Rencana kita akan melakukan penataan dan pengelolaan persawahan yang baik dengan mendorong sistem pengairan dengan pompanisasi dan pipanisasi. Sudah diusulkan lewat APBN mudah-mudahanan bisa diprogramkan untuk tersier sehingga system pengairan lebih baik,” ujarnya

Terkait mekanisasi, Alfedri menyebut yang belum ada tinggal transpalanter. “Yang lain sudah dapat semua. Alsintan sudah diberikan ke poktan. Dengan alsintan yang lengkap dan saprodi yang lengkap Insya allah produksi meningkat dan ekonomi masyarakat lebih baik,” pungkasnya.

Sebagai informasi luas lahan sedang dipanen 200 hektar, dengan total sawah 800. Pemerintah akan membuat sistem one planning dan one managemen serdong mendorong musim hujan sudah tanam semua.

Untuk diketahui, dari data Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Siak, dalam tiga tahun terakhir, 237 hektar lahan kebun kelapa sawit rakyat di Kabupaten Siak sudah berubah menjadi persawahan.Lahan itu tersebar di beberapa kampung (desa) yakni di Kampung Buantan Lestari, Tuah Indrapura, Kemuning Muda, Jatibaru Langsat Permai dan yang terkahir 7 hekatare di Kampumg Laksamana.

Sementara, total luas areal persawahan di Kabupaten Siak 4.904 hektare (Ha) yang tersebar di 10 kecamatan yakni di Kecamatan Siak 8 ha, Mempura 47 ha, Pusako 32 ha, Sabak Auh 1.150 ha, Sungai apit 641 ha, Koto Gasib 51 ha, Kandis 62 ha, Tualang 26 ha, Sungai Mandau 534 ha dan Kecamatan Bungaraya 2.202 ha.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menegaskan sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, Kementan terus berkomitmen menyalurkan bantuan untuk budidaya dan penanganan pasca panen.

Suwandi menegaskan Kementan berkomitmen untuk menyediakan pangan 267 juta jiwa rakyat Indonesia secara mandiri.

“Untuk petani Siak supaya bisa lebih semangat berproduksi, Kementerian Pertanian memberikan bantuan berupa bantuan benih padi dan benih jagung, alat alat pasca panen, dan juga berbagai jenis alat pra panen serta bantuan permodalan dari KUR terus ditingkatkan,”terang Suwandi.

Recent Posts

Kemenhaj Perketat Pengawasan Travel Umrah

MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…

24 menit yang lalu

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…

10 jam yang lalu

ICFA 2026: Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Akuakultur Menuju Ekonomi Biru Berkelanjutan

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…

12 jam yang lalu

Komisi XI DPR Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…

12 jam yang lalu

50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan

MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…

14 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

MONITOR, Palu – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bekerja sama dengan Badan Karantina…

2 hari yang lalu