Gedung DPRD DKI Steril Tiga Hari, Rapat Kerja Komisi Terpaksa Ditunda

Ilustrasi gedung DPRD DKI Jakarta (dok: Tempo)

MONITOR, Jakarta – Buntut adanya staf DPRD DKI yang terpapar Covid-19, Gedung DPRD DKI Jakarta di Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat disterilisasi selama tiga hari ke depan.

Dampak sterilisasi ini, sejumlah agenda kegiatan dewan terpaksa ditunda. Sejumlah agenda dewan yang ditunda diantaranya adalah rapat kerja Komisi D DPRD DKI dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman.

Sekretaris Komisi D DPRD DKI, Syarif, membenarkan gara-gara ada staf anggota dewan yang terpapar Covid-19 maka berimbas Gedung DPRD DKI disterilkam selama tiga hari.

“Yang diseteril gedung lama ya. Kalau yang gedung baru tidak disteril,” terang Syarif saat dihubungi wartawan, Selasa (14/7).

Politisi Gerindra ini mengatakan, akibat gedung lama yang disteril ada beberapa kegiatan yang dialihkan ke gedung baru. Seperti, rapat Komisi E dengan Dinas Pendidikan dipindahkan ke gedung baru DPRD.

Seperti diketahui, Plt Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta, Hadameon Aritonang membenarkan, kalau salah seorang stafnya sudah dinyatakan positif Covid-19.

“Iya benar bang, salah satu staf saya positif Covid-19,” ujar Dame panggilan akrab Hadameon Aritonang saat dikonfirmasi MONITOR, Senin malam (13/7).

Bahkan dia mengatakan, kalau stafnya tersebut sedang melakukan perawatan medis di salah satu Rumah Sakit (RS) di Jakarta.