PARLEMEN

Beri Ucapan Selamat ke Parlemen Baru Singapura, Ini Harapan BKSP DPD RI

MONITOR, Jakarta – Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI menyampaikan ucapan selamat kepada para anggota Parlemen Singapura yang baru, dari hasil Pemilihan Umum (Pemilu), Jumat (10/7).

“Kami mengucapkan selamat kepada para anggota terpilih, semoga kemitraan kedua negara dapat terus ditingkatkan,” kata Ketua BKSP DPD RI, Gusti Farid Hasan Aman, di Jakarta, Senin (13/7).

Pada Pemilu 2020 yang diumumkan pada dini hari Sabtu itu, PAP (People’s Action Party) pimpinan Perdana Menteri (PM) Lee Hsien Loong berhasil meraih mayoritas dua pertiga parlemen dengan 83 kursi, sementara oposisi Worker’s Party pimpinan Pritam Singh mendapat 10 kursi.

Pendatang baru PSP (Progress Singapore Party) pimpinan Tan Cheng Bok mendapat 2 kursi NCMP (Non-constituent Member of Parliament).

“Singapura, kebetulan berbatasan langsung dengan dapil saya Provinsi Kepulauan Riau, jadi dengan hasil pemilu ini, kerja sama kedua negara saya harapkan bertambah kuat,” sebut Dr. Richard Hamonangan Pasaribu, Wakil Ketua BKSP DPD RI.

Dengan kemenangan Tahun 2020 ini, Wakil Ketua BKSP DPD RI, Tubagus Ridho Azhari, PAP menjadi partai pemenang pemilu Singapura terus-menerus sejak tahun 1959.

Di bawah model sistem demokrasi Westminster Inggris, maka partai pemenang pemilu berhak membentuk pemerintahan dan memimpin Singapura 5 tahun ke depan.

“Kemenangan partai pemerintah Singapura ini akan mempertahankan kebijakan hubungan Indonesia dan Singapura serta ASEAN yang telah berlangsung selama ini,” kata dia.

Indonesia dan Singapura merupakan pendiri ASEAN bersama Thailand, Filipina dan Malaysia pada tahun 1967, dan menjadikan kawasan Asia Tenggara sebagai wilayah yang relatif aman dari konflik dan perang berskala besar.

“Kami ingin parlemen baru Singapura dapat terus mendorong kerja sama ekonomi kedua negara, dan juga kerja sama seluruh parlemen nasional ASEAN,” ujar Wakil Ketua BKSP DPD RI, Wa Ode Rabiah Al Adawiyah.

Selain kerja sama segi tiga antara Singapura, Johor dan Kepulauan Riau, Singapura juga berinvestasi di berbagai daerah di Indonesia, seperti di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Sementara itu, warga Indonesia juga banyak yang bekerja dan bersekolah di Singapura.

“Dalam konteks Pasar Tunggal maupun basis produksi bersama ASEAN, parlemen kedua negara perlu mendorong penguatan SDM lokal dan pengembangan produk-produk di berbagai daerah khususnya Indonesia ke tingkat global,” pungkas Farid.

Recent Posts

Wamen UMKM Ungkap Tiga Kunci UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan tiga…

14 jam yang lalu

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

21 jam yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

21 jam yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

1 hari yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

1 hari yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

2 hari yang lalu