BERITA

Pemerintah Diminta Responsif Ambil Kebijakan di Masa New Normal

MONITOR, Jakarta – Pemerintah diharapkan responsif dalam mengambil segala kebijakan publik di masa new normal ini. Dosen FISIP Universitas Bojonegoro Ahmad Suprastiyo mengatakan, dalam kondisi transisi ini, masyarakat membutuhkan pelayanan yang baik.

“Respon pemerintah harus cepat dalam menyikapi segala permasalahan yang dihadapi rakyatnya. Misalnya permasalahan BPJS, ini jangan nunggu didemo rakyat dulu baru melakukan kebijakan,” kata Ahmad Suprastiyo dalam diskusi daring bertajuk ‘Tantangan Tata Kelola Pemerintahan di Masa New Normal’, Rabu (8/7).

Dalam pengambilan kebijakan, dia mengatakan pemerintah seharusnya membuat kebijakannya sesuai dengan akar masalah yang berkembang di tengah masyarakat.

Selain itu, di masa transisi hidup baru ini, ia mengingatkan pemerintah harus memanfaatkan inovasi teknologi atau layanan digital di semua ruang pelayanan publik.

“Ini bisa menjadi tata kelola pemerintahan yang baik, karena bicara soal kehidupan normal baru atau new normal, maka semua pelayanan publik pun harus berbasis digital,” pungkasnya.

Recent Posts

Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi…

2 jam yang lalu

Pelemahan Rupiah Cerminkan Tantangan Domestik dan Turunnya Kepercayaan Investor

MONITOR, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak semata-mata dipicu oleh…

3 jam yang lalu

Firman Soebagyo: Pemberantasan Korupsi Harus Beri Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo,…

5 jam yang lalu

Kinerja Bank Indonesia Harus Diukur dari Dampaknya bagi Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Keberhasilan Bank Indonesia tidak cukup diukur dari capaian indikator kinerja yang melampaui…

6 jam yang lalu

Prabowo Serahkan Pesawat MRCA Rafale dan Sistem Pertahanan Modern kepada TNI

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara…

7 jam yang lalu

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Mulai 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2…

9 jam yang lalu