Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat (dok: warta sidik)
MONITOR, Jakarta – Partai Demokrat dituding tengah memainkan kartu politik ditengah polemik pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Sebagai partai di luar pemerintahan, Demokrat memang kencang memprotes RUU yang digulirkan Fraksi PDIP tersebut.
Menanggapi tudingan ini, Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan tak terima jika sikap tegas partainya menolak RUU HIP ini justru dianggap sebagai upaya ‘memainkan kartu’.
“Apakah menolak sebuah RUU selalu disebut ‘main kartu politik‘? Untuk apa kami harus setuju terhadap sesuatu yang tidak satu garis pemahaman,” kata Hinca, Senin (6/7).
Ketua Dewan Kehormatan DPP Demokrat ini mengingatkan, berkuasa bukan berarti bebas berkehendak. Akan tetapi berkuasa itu memimpin dengan penuh bijak.
Penolakan juga dilontarkan Andi Arief selaku Kepala Bappilu DPP Demokrat. Ia menyebut partainya menolak orang yang tidak dipilih oleh rakyat menyelundupkan UU agar punya power seperti dipilih rakyat.
“Partai Demokrat juga menolak orang-orang ya g tidak dipilih rakyat, itu berada di atas negara. Itulah akal sehat kami,” pungkas Andi Arief.
MONITOR, Jakarta - Sejumlah kementerian dan lembaga negara hari ini, Kamis (5/2/2026), berkumpul di Jakarta…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat pengawasan melekat terhadap petugas haji dalam…
MONITOR, Jakarta - Keputusan Presiden Prabowo Subianto menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) dan membawa…
MONITOR, Lumajang - Dinamika menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) XVI Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lumajang kian…
MONITOR, Jakarta - Potensi karbon biru (blue carbon) Indonesia dinilai sebagai salah satu aset strategis…
MONITOR, Jakarta - Praktik perkawinan anak telah dikategorikan sebagai tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana diatur…