PARLEMEN

Anggota DPD RI Hilmy Muhammad dukung Pembentukan Komisi Nasional Disabilitas

MONITOR, Yogyakarta – Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 tahun 2020 tentang Komisi Nasional Disabilitas (KND) disambut baik oleh berbagai kalangan, khususnya oleh para penyandang
disabilitas. Pembentukan KND sendiri merupakan amanat Pasal 134 UU No. 8 Tahun 2016
tentang Penyandang Disabilitas, yang telah disahkan empat tahun sebelumnya.
Pembentukan KND ini juga disambut baik oleh Anggota DPD RI Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A.
menurutnya, ini merupakan upaya baik pemerintah yang harus didukung.

“Kita apresiasi dan kita dukung Perpres ini. KND ini kan dalam rangka memastikan dan
memantau pelaksanaan penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang
disabilitas. Ini harus kita dukung,” kata Senator Provinsi D.I. Yogyakarta ini.

Senator yang akrab dipanggil Gus Hilmy ini melanjutkan, salah satu problem di masyarakat
adalah adanya sitgma negatif yang masih sangat terasa terhadap penyandang disabilitas.
Imbasnya, ini berdampak kepada pemenuhan pendidikan di kalangan disabilitas. Mereka malu,
bahkan enggan untuk menyekolahkan anggota keluarganya yang menyandang disabilitas.
Ancaman bullying menjadi momok yang luar biasa. Hadirnya KND sebagai leading sector
nantinya harus bisa menyelesaikan itu.

Senator yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta, ini mengajak masyarakat,
khususnya kalangan penyandang disabilitas untuk menyambut hadirnya KND. KND diharapkan
mampu menjadi gerbang yang dapat mengakomodasi dan menjembatani aspirasi teman-teman
disabilitas.

“Kita beri kesempatan kepada stakeholder supaya bekerja dengan baik, sehingga KND yang
dicita-citakan dapat segera terwujud dan segera bekerja. Mengenai kritik dan evaluasi, saya kira
hal yang wajar, namun kita beri kesempatan dulu,” ujar Gus Hilmy.

Terkait dengan komposisi komisioner KND, yaitu empat orang anggota berasal dari unsur
disabilitas dan sisanya tiga orang anggota berasal dari unsur nondisabilitas, Gus Hilmy sangat
mendukung.

“Yang paling paham kebutuhan penyandang disabilitas adalah mereka sendiri, maka dari itu
tepat jika komposisinya begitu,” katanya.

Recent Posts

ICFA 2026: Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Akuakultur Menuju Ekonomi Biru Berkelanjutan

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…

60 menit yang lalu

Komisi XI DPR Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…

1 jam yang lalu

50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan

MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…

3 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

MONITOR, Palu – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bekerja sama dengan Badan Karantina…

1 hari yang lalu

IPIM Banten Sambut Positif Terpilihnya Prof. Nasaruddin Umar sebagai Presiden IAMI Petama

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum PW IPIM Provinsi Banten, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menyambut…

1 hari yang lalu

Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah 2026 Catatkan Transaksi Rp5,7 Miliar

MONITOR, Madiun – Penyelenggaraan Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah tahun 2026 yang diselenggarakan…

1 hari yang lalu