Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah,
MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah, mengingatkan Presiden Joko Widodo agar membuat setiap kebijakan dengan pikiran yang tenang. Pasalnya, Fahri menilai di periode kedua ini, Jokowi dan jajarannya kerap membuat blunder.
Sejumlah kebijakan yang ditelurkan selalu menuai polemik. Bahkan terbaru, pemerintah bersama DPR juga membahas rancangan undang-undang yang kontroversial dan menuai protes publik.
Politikus yang pernah dijuluki ‘Singa Parlemen’ ini mengingatkan, di periode kedua ini, Jokowi seharusnya fokus memikirkan kesejahteraan rakyatnya. Bukan sebaliknya, kata Fahri, Jokowi dan jajaran menterinya malah terkesan mencari musuh.
“Ngapain Presiden nyari musuh, mulai dari menyetujui jalannya UU Ombnibus Law, lalu lanjut RUU HIP, dan yang sebelumnya Perppu yang kontroversial membatasi atau mengambil alih kekuasaan yang lain,” kritik Fahri dalam diskusi daring pekan lalu yang digelar Forum Monitor.
Ia pun mengusulkan agar Presiden memfungsikan Wakil Presidennya Ma’ruf Amin agar bisa menjadi penasehatnya dalam memberikan pertimbangan. Dengan hadirnya penasehat presiden, Fahri berharap Jokowi kedepannya bisa tenang dalam menghadapi segala masalah dan bijak dalam mengambil setiap keputusan, terutama yang berkaitan dengan urusan umat Islam.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah pada…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta pemerintah memperbanyak program pasar murah…
MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo…
MONITOR, Jakarta - Sebanyak 23 masjid, 5 madrasah, dan 1 vihara di Kabupaten Indramayu, Jawa…
MONITOR, Jakarta — SETARA Institute mengecam keras serangan penyiraman air keras yang menimpa Andrir Yunus, Wakil…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluluskan 1.565 peserta evaluasi teori calon Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja…