POLITIK

Kritik Periode Kedua Jokowi, Fahri Hamzah: Ngapain Presiden Nyari Musuh!

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah, mengingatkan Presiden Joko Widodo agar membuat setiap kebijakan dengan pikiran yang tenang. Pasalnya, Fahri menilai di periode kedua ini, Jokowi dan jajarannya kerap membuat blunder.

Sejumlah kebijakan yang ditelurkan selalu menuai polemik. Bahkan terbaru, pemerintah bersama DPR juga membahas rancangan undang-undang yang kontroversial dan menuai protes publik.

Politikus yang pernah dijuluki ‘Singa Parlemen’ ini mengingatkan, di periode kedua ini, Jokowi seharusnya fokus memikirkan kesejahteraan rakyatnya. Bukan sebaliknya, kata Fahri, Jokowi dan jajaran menterinya malah terkesan mencari musuh.

“Ngapain Presiden nyari musuh, mulai dari menyetujui jalannya UU Ombnibus Law, lalu lanjut RUU HIP, dan yang sebelumnya Perppu yang kontroversial membatasi atau mengambil alih kekuasaan yang lain,” kritik Fahri dalam diskusi daring pekan lalu yang digelar Forum Monitor.

Ia pun mengusulkan agar Presiden memfungsikan Wakil Presidennya Ma’ruf Amin agar bisa menjadi penasehatnya dalam memberikan pertimbangan. Dengan hadirnya penasehat presiden, Fahri berharap Jokowi kedepannya bisa tenang dalam menghadapi segala masalah dan bijak dalam mengambil setiap keputusan, terutama yang berkaitan dengan urusan umat Islam.

Recent Posts

Pantau Hilal Syawal 1447 H, Kemenag Sebar Tim di 117 Titik Indonesia

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah pada…

1 jam yang lalu

Harga Daging Sapi Melejit, DPR Desak Operasi Pasar Murah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta pemerintah memperbanyak program pasar murah…

3 jam yang lalu

GKB-NU: Dunia di Ambang Konflik Besar, Indonesia Harus Pimpin Mediasi Iran–AS–Israel

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo…

6 jam yang lalu

Sebanyak 29 Rumah Ibadah di Indramayu Siap Layani Pemudik

MONITOR, Jakarta - Sebanyak 23 masjid, 5 madrasah, dan 1 vihara di Kabupaten Indramayu, Jawa…

6 jam yang lalu

SETARA Institute Nilai Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Ancaman Serius bagi Demokrasi

MONITOR, Jakarta — SETARA Institute mengecam keras serangan penyiraman air keras yang menimpa Andrir Yunus, Wakil…

6 jam yang lalu

Kemnaker Luluskan 1.565 Calon Ahli K3, Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja di Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluluskan 1.565 peserta evaluasi teori calon Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja…

10 jam yang lalu