Ilustrasi: Kantor Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.
MONITOR, Depok – Pemilihan Wali Kota atau Pilwalkot Depok akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Persiapan pun mulai dilakukan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok di setiap wilayah, salah satunya Kecamatan Bojongsari yang akan menyiapkan 243 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bojongsari, Syaipudin mengatakan, awalnya pihaknya akan membuat satu TPS untuk diisi hingga 800 pemilih. Namun karena kondisi sedang pandemi Coronavirus (Covid-19), maka saat ini satu TPS hanya diisi maksimal 500 pemilih.
“Untuk Bojongsari pemetaan yang kami buat sementara ini sebanyak 243 TPS, tersebar di tujuh kelurahan,” kata Syaipudin kepada wartawan di kantor Kecamatan Bojongsari, Jumat (26/6).
Dirinya menuturkan, pihaknya kini sedang melakukan rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Nantinya PPDP ini akan bertugas selama sebulan untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di wilayah Bojongsari.
“Meskipun masih kondisi pandemi, kami akan tetap menjalankan tahapan Pilkada. PPDP tersebut selama sebulan akan mulai melakukan coklit data pemilih mulai Juli mendatang,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…
MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…
MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…
MONITOR, JOMBANG - Momentum Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas,…