POLITIK

Bahaya UU HIP, Andi Arief Sebut BPIP Bakal Berkuasa di atas Negara

MONITOR, Jakarta – Polemik Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) masih ramai bergulir, meski pembahasannya telah ditunda oleh pemerintah dan DPR. Beberapa kalangan mendesak agar RUU HIP ini tidak usah diteruskan.

Kepala Bappilu Partai Demokrat Andi Arief mengatakan UU HIP ini berbahaya, namun bukan dari sisi ideologi didalamnya. Lebih jauh, ia menganalogikan akan muncul negara didalam negara.

“Bahaya UU HIP itu bukan soal ideologinya, tapi disadari atau tidak, akan ada Negara di atas Negara,” ujar Andi Arief dalam laman Twitternya, Sabtu (27/6).

Bahkan ia menilai, kedepannya Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan mampu mengatur segala urusan negara.

“BPIP akan berada di atas negara menentukan apapun,” tandasnya.

Recent Posts

Menag: Pendidikan Pesantren Padukan Kecerdasan Akal dan Batin

MONITOR - Pendidikan pesantren tidak hanya mengembangkan kemampuan akal, tetapi juga membentuk kebersihan hati dan…

10 jam yang lalu

Kemenhaj Dalami Dugaan Jual Beli Porsi Haji di Jawa Timur

MONITOR, Surabaya — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah…

10 jam yang lalu

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana

MONITOR, Jakarta – Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti) menghadirkan Trisakti Peduli sebagai gerakan kemanusiaan yang…

10 jam yang lalu

Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan ruang…

23 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana di Takengon

MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…

2 hari yang lalu

Keselamatan Jemaah Umrah Harus Diutamakan di Tengah Konflik Arab Saudi-Houthi

MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…

2 hari yang lalu