Categories: PERTANIAN

Mentan SYL Kagumi Potensi Alam Humbang Hasundutan; Yakin Petani Sejahtera

MONITOR, Humbang Hasundutan – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan penanaman bawang merah vareitas Batu Ijo, penanaman jagung di Desa Habeahan Kecamatan Lintongnihita Kabupaten Humbang Hasundutan, Sabtu (20/6). Masih di kecamatan yang sama, Mentan SYL juga berkesempatan panen bawang bersama Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, R. Sabrina dan Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor di Desa Parulohan.

Mentan SYL mengaku kagum dengan potensi alam dan pertanian yang dimiliki Kabupaten Humbang Hasundutan. “Luar biasa potensi lahan dan pertanian yang ada di Kabupaten Humbang Hasundutan ini. Kentangnya luar biasa bagus, bawang merahnya besar-besar, bawang putihnya bagus, jagung melimpah. Harapan dan kebutuhan saya sebagai Menteri Pertanian, rakyat Humbang besok bisa lebih sejahtera,” ucap SYL di depan para petani setempat.

Menurut SYL, setidaknya ada 3 hal yang membuat Humbang Hasundutan layak maju. “Pertama, alam dan tanahnya begitu subur. Kedua, rakyat petaninya banyak. Ketiga, Bupatinya mau mati-matian memperjuangkan rakyatnya. Tidak ada jalannya orang miskin di Humbang kecuali dia salah jalan, agamanya tidak bagus, tidak mau kerja keras atau dikasih bibit ditanam di aspal,” ujar SYL yang disambut antusias para petani setempat.

Pada kesempatan tersebut SYL menyerahkan bantuan diantaranya bantuan alsintan traktor dan cultivator, benih jagung hibrida, Asuransi Usaha Tani Pertanian (AUTP), Asuransi Usaha Ternak Kerbau, dan KUR dari berbagai bank penyalur.

Saat melakukan panen bawang putih di Parulohan Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Menteri Pertanian SYL berharap bawang merah dan bawang putih bisa dikembangkan di daerah tersebut. “Memang butuh proses, perlu intervensi perbanyakan bibit, permodalan melalui KUR, mekanisasi, pupuk dan obat-obatan hingga fasilitas pascapanen. Ini penting agar harga bawang saat panen tidak turun dan semangat panen tidak bersoal. Ini tugas bersama semua pihak,” tandas SYL.

Sementara Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor dalam sambutannya menyebut 90 persen lebih warganya bermata pencaharian sebagai petani. Komoditas yang dikembangkan diantaranya jagung, kopi, kentang, bawang merah, bawang putih dan padi. Diakuinya pendapatan petani di daerahnya masih perlu dioptimalkan.

“Kami punya 1.200 kelompok tani lebih yang terus dibina dan perbaiki data-datanya,”ungkapnya.

Pihaknya berharap dukungan Kementerian Pertanian untuk mengolah lahan-lahan subur yang masih tersedia luas di wilayahnya. “Kami ada 57 ribu hektar lahan yang potensial digarap untuk produksi pangan, asal ada dukunga eksavator. Selama ini kami sudah mendapat bantuan dari Kementan, mudah-mudahan kedepan bisa ditambah,” ujarnya.

Terkait bawang putih, Bupati mengisahkan pada awal memulai tanam pada tahun 2018 lalu, para petani dan petugas dinas takut saat menanam bawang putih. Mereka kuatir setelah ditanam tidak keluar umbinya.

“Ternyata begitu kami coba tanam, bisa keluar umbinya. Hasilnya bagus-bagus. Kuncinya adalah menanam dari benih yang umbi dan siungnya berukuran besar” terang Bupati muda yang dikenal enerjik tersebut.

Recent Posts

Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal

MONITOR, Jakarta - Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek…

5 jam yang lalu

Prof Rokhmin Soroti Iklim Investasi Indonesia: Investor Tertekan, Industri Melemah

MONITOR - Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen per tahun. Namun, potensi tersebut…

6 jam yang lalu

Menteri UMKM: Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen Mulai September

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan suku bunga…

6 jam yang lalu

Menhaj Tegaskan Haji Nonkuota Wajib Punya Kepastian Visa, PIHK Diminta Perketat Tata Kelola

MONITOR, Malang — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan penyelenggaraan haji nonkuota…

9 jam yang lalu

Bantah Dakwaan KPK, Gus Alex: Saya Harus Melawan, Kalau Diam Saya Berdosa

MONITOR, Jakarta — Mantan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, menyatakan…

10 jam yang lalu

Panglima TNI Tekankan Pemimpin Harus Adaptif dan Tepat Ambil Keputusan Hadapi Ancaman Multidomain

MONITOR, Bandung — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menekankan pentingnya kemampuan adaptif, visioner, analitis,…

11 jam yang lalu