Presiden RI Joko Widodo (dok: Instagram)
MONITOR, Jakarta – Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp677,2 triliun untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Presiden Joko Widodo mengatakan, angka tersebut sangatlah besar.
Untuk itu, ia meminta anak buahnya mengatur tata kelolanya sebaik mungkin. Adapun sasarannya juga harus tepat, prosedurnya harus sederhana dan tidak berbelit-belit. Output dan outcome-nya harus maksimal bagi kehidupan seluruh rakyat Indonesia.
“Dana itu harus dikawal dan diawasi dengan baik, agar dapat membantu masyarakat dan para pelaku usaha yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Jokowi dalam keterangannya, Selasa (16/6).
Bahkan ia juga meminta agar para pengawas dan penegak hukum mengedepankan aspek pencegahan.
“Kalau ada potensi masalah segera ingatkan, jangan sampai pejabat dan aparat pemerintah dibiarkan terperosok,” imbuhnya tegas.
Jokowi mengatakan sinergi antar aparat penegak hukum, kepolisian, kejaksaan, KPK juga harus terus dilanjutkan. Dengan sinergi sekaligus check and balances antarlembaga dan dukungan seluruh rakyat Indonesia, ia yakin kita bisa bekerja lebih baik, menangani semua masalah dan tantangan lebih cepat.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…
MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…
MONITOR, Makassar – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau,…