Ilustrasi tiang penyedia tenaga listrik
MONITOR, Jakarta – Tagihan listrik di bulan Juni mengalami lonjakan. Hal tersebut rupanya dikeluhkan banyak masyarakat, terutama di masa pandemi ini berlangsung.
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto, mengungkapkan bahwa selama tiga bulan terakhir ini, banyak kasus lonjakan kenaikan yang melebihi rata-rata. Ia mengungkapkan, ada pula pelanggan yang mengalami lonjakan tagihan hingga 300 persen.
Selain mendorong agar pihak PLN membuka posko layanan secara online atau langsung, ia juga meminta PLN bisa menjelaskan kepada pelanggan mengenai faktor penyebab lonjakan tagihan ini.
“Kalau benar perhitungan berdasarkan angka rata-rata pemakaian selama 3 bulan terakhir, angkanya tidak mungkin melonjak secara drastis. Ini pasti ada faktor lain yang perlu dijelaskan PLN. Dan itu harus disampaikan secara jelas kepada setiap pelanggan,” ujar Mulyanto, dalam keterangannya.
Ia pun mendesak agar PLN tidak abai terhadap keluhan masyarakat, serta dapat segera menanggapi mereka dengan penyelesaian yang baik.
“PLN jangan biarkan pelanggan bingung dan menerka-nerka penyebab lonjakan tagihan listrik. Keluhan ini harus ditanggapi segera. Jika masalah tagihan ini tidak dapat diselesaikan secara baik PLN mengecewakan,” tukasnya.
MONITOR, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi dan berbagai capaian pembangunan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat standar pelayanan publik untuk…
MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…
MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…
MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…
MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…