Komisi A DPRD DKI Minta Penerapan New Normal Dikaji Secara Matang

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini sedang mempersiapkan dan mengkaji penerapan new normal di Ibu Kota. DPRD DKI Jakarta pun meminta pihak Pemprov DKI mengkaji secara matang penerapan new normal tersebut.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, mengatakan penerapan new normal harus dilakukan secara hati-hati. Pasalnya, ketika suatu daerah ingin menjalankan new normal di tengah pandemi Covid-19 ada tiga indikator yang harus dilalui. Ketiganya adalah indikator penularan berdasarkan angka reproduksi efektif, sistem kesehatan, serta kapasitas pengujian tes Covid-19 terhadap masyarakat.

“Ketiga indikator yang bersumber dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO ini harus benar-benar diperhatikan,” tegas Mujiyono dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (27/5).

Ia menjelaskan, indikator pertama, angka reproduksi efektif (Rt) harus kurang dari 1. Di mana kini, Jakarta memperoleh angka rata-rata Rt sebesar 0,98783. Meski demikian, ia meminta Pemda DKI benar-benar transparan dan akuntabel dalam mengukur Rt di lapangan.

“Termasuk menjelaskan bagaimana memperoleh data, bagaimana melakukan pengukuran, dan sebagainya sehingga datanya dapat diterima dan dipertanggunjawabkan secara ilmiah. Apalagi, tim dari Eijkman Oxford Clinical Research Unit (EOCRU) di laman berita The Conversation menjelaskan bahwa Indonesia masih belum memiliki kurva harian epidemiologis pandemi Covid-19,” ujarnya.

Menurut dia, terkait indikator ke dua yakni sistem kesehatan, Pemprov DKI merupakan daerah yang memiliki rasio tempat tidur rumah sakit per penduduk yang lebih tinggi dari provinsi lain, yakni sebesar 2,33 tempat tidur per 1.000 penduduk.

“Namun, DKI Jakarta perlu memperbesar lagi kapasitas sistem kesehatan ini, terutama terkait dengan Ruang ICU, perlengkapan dan peralatan medis (Ventilator, APD, dan sebagainya), serta tenaga medis. Saya sarankan agar Pemda melakukan refocusing anggaran untuk meningkatkan kapasitas sistem kesehatan ini,” ujarnya.

Selanjutnya indikator ketiga, yakni kapasitas pengujian tes Covid-19 terhadap masyarakat, kata Politikus Partai Demokrat itu , Pemda DKI Jakarta telah memeriksa secara akumulatif 130.912 sampel dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19.

“Artinya, rasio tes per 1 juta penduduk di Provinsi DKI Jakarta adalah sebanyak 12.069. Ini akan makin bertambah besar, karena Pemprov DKI telah membangun laboratorium satelit COVID-19 di RSUD Pasar Minggu yang sudah beroperasi sejak 9 April 2020, untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode PCR,” kata dia.

Mujiyono mengimbau agar penerapan Pergub Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, dilaksanakan secara ketat dan tegas.

“Pada prinsipnya tidak keberatan untuk melonggarkan PSBB agar perekonomian bisa bergerak kembali. Namun, jangan sampai alasan ekonomi mengalahkan pertimbangan kesehatan, mengingat akar dari krisis ekonomi ini adalah krisis kesehatan,” pungkasnya.

Recent Posts

Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN 2026 Kian Kompetitif, 143 Ribu Pendaftar Berebut Kursi Kampus Islam Berkelas Dunia

MONITOR, Surabaya – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) semakin menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi utama…

54 menit yang lalu

201 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Regional Nusantara, Naik 10,14 Persen

MONITOR, Jakarta – Arus lalu lintas di sejumlah ruas tol yang dikelola Jasamarga Nusantara Tollroad Regional…

1 jam yang lalu

DPR RI dan Parlemen Inggris Perkuat Diplomasi Konservasi

MONITOR, Jakarta – DPR RI menerima kunjungan delegasi United Kingdom All-Party Parliamentary Group (APPG) on…

5 jam yang lalu

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan…

17 jam yang lalu

GNTI Salurkan Bibit Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Serang - Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian…

21 jam yang lalu

Lonjakan Arus Libur Paskah 2026, Jasa Marga Catat 210 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

MONITOR, Jakarta – Momentum libur panjang Wafat dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) mendorong peningkatan signifikan volume…

21 jam yang lalu