Categories: BERITABUMN

Maskapai Garuda Nyaris Lunglai, Sandi Minta Pemerintah Beri Dana Talangan

MONITOR, Jakarta – Dampak pandemi virus Corona menyebabkan sejumlah sektor di Tanah Air terhambat. Maskapai nasional Garuda Indonesia, belum lama ini memutuskan untuk merumahkan sementara waktu sekitar 800 karyawan dengan status tenaga kerja kontrak atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama 3 (tiga) bulan. Ini terhitung sejak tanggal 14 Mei 2020 lalu.

Kebijakan merumahkan karyawan dengan status PKWT ini, dijelaskan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, demi memastikan keberlangsungan Perusahaan agar tetap terjaga ditengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal.

Dalam kondisi ini, pengusaha Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kini saatnya pemerintah mengambil peran strategis untuk menyelamatkan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang penerbangan itu.

Sandi, demikian panggilannya, mendorong pemerintah agar memberikan dana talangan bagi maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Tentu, dikatakan Sandi, nantinya perusahaan harus mengembalikan pinjaman tersebut kepada negara jika situasi sudah stabil.

“Ini merupakan kesempatan bagi pemerintah untuk mengambil peran dan memberikan bantuan dalam pinjaman dana yang nantinya harus dikembalikan ke negara. Apalagi di masa sulit seperti ini di mana pariwisata menurun drastis,” ujar Sandi dalam keterangannya, yang dilansir MONITOR, Senin (18/5).

Dengan cara inilah, Sandi optimis pemerintah mampu mempertahankan lapangan kerja bagi rakyatnya di masa pandemi.

“Inilah salah satu cara menyelamatkan salah satu perusahaan BUMN ini yang membawa harga diri bangsa, khususnya dalam mempertahankan lapangan kerja,” tuturnya.

Recent Posts

Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal Meski WFH

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian Agama (Kemenag) untuk memastikan…

1 jam yang lalu

ORBIT UNPAM Jadi Jembatan Siswa Menuju Dunia Kampus dan Karier yang Cemerlang

MONITOR, Tangerang Selatan – Universitas Pamulang (UNPAM) resmi memulai rangkaian program ORBIT (Orientation for Ready-to-Work, Business, &…

2 jam yang lalu

TNI Gerak Cepat Evakuasi Korban dan Tangani Dampak Bencana Gempa Sulawesi Utara

MONITOR, Sulawesi Utara — Prajurit TNI bergerak cepat menangani dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang…

2 jam yang lalu

Pemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak, Targetkan 109 Ribu Anak

MONITOR, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara…

3 jam yang lalu

Kecam Serangan AS-Israel, MUI: Melanggar Hukum Internasional

MONITOR, Jakarta — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, mengecam keras…

6 jam yang lalu

Kemenperin Pacu Implementasi TKDN melalui Sertifikasi Profesi Verifikator

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat implementasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) guna…

7 jam yang lalu