BUMN

Telkom Siap Jalankan Skenario The New Normal Pasca Lebaran

MONITOR, Jakarta – Setelah hampir dua bulan kebijakan Work from Home (WFH) diberlakukan, Menteri BUMN Republik Indonesia, Erick Thohir baru saja mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Direktur Utama BUMN perihal Antisipasi skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara (15/5). Hal ini merupakan upaya untuk mendukung program pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang menerpa hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia.

Menindaklanjuti surat edaran tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyatakan siap untuk mengimplementasikan skenario The New Normal di lingkungan kerja BUMN. Terkait dengan arahan untuk membentuk Task Force Penanganan Covid-19, TelkomGroup telah membentuk satuan tugas internal khusus untuk penanganan Covid-19 yang melibatkan seluruh unit fungsional maupun regional serta seluruh anak perusahaan secara terpusat di bawah komando Direktur Human Capital Management Telkom.

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan bahwa Telkom berkomitmen penuh untuk mendukung segala upaya KBUMN maupun pemerintah dalam menanggulangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Telkom secara proaktif terus melakukan berbagai kegiatan preventif bagi karyawan di lingkungan kerja, baik yang bekerja di kantor maupun yang bekerja dari rumah, yang keseluruhannya diawasi secara kontinyu melalui satuan tugas yang dibentuk untuk penanganan pandemi virus ini,” ujar Ririek.

Semenjak merebaknya wabah Virus Corona, TelkomGroup telah memiliki dan menjalankan protokol kesehatan, prosedur kerja, serta aturan komunikasi di seluruh lingkungan kerja mencakup interaksi dengan mitra, pelanggan, pemasok dan pihak eksternal lainnya. Sebelumnya pun, Telkom terus melakukan sosialisasi dan update informasi kepada seluruh karyawan mengenai pencegahan Virus Corona baik secara langsung maupun melalui berbagai saluran media internal. Bahkan selama masa work from home ini Telkom juga secara rutin melakukan pendataan kondisi kesehatan karyawan setiap harinya melalui aplikasi absensi Diarium, melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area gedung di kawasan The Telkom Hub, baik area kerja karyawan maupun pelayanan pelanggan. Di samping itu juga telah mengaktifkan posko yang melibatkan tenaga medis serta call center yang dapat dihubungi 24 jam.

Budaya kerja TelkomGroup telah berorientasi pada teknologi digital melalui pemanfaatan berbagi aplikasi digital untuk perkantoran seperti Diarium, aplikasi Nota Dinas Elektronik, Portal Internal ataupun berbagai aplikasi pengeloaan Human Capital, hingga untuk keperluan komunikasi video conference dengan menggunakan aplikasi CloudX dan UMeetMe.

Untuk kebutuhan pelanggan, produk-produk TelkomGroup telah dilengkapi dengan dukungan aplikasi dan berbagai kanal digital maupun media sosial. Seperti halnya IndiHome yang menyediakan aplikasi MyIndiHome bagi pelanggannya untuk mengelola layanan IndiHome-nya disamping juga telah tersedia layanan pelanggan melalui media sosial @IndiHome di Twitter, Instagram serta di Facebook. Tak hanya itu, pelanggan juga dapat menghubungi customer care IndiHome melalui email customercare@telkom.co.id atau telepon ke 147 sehingga pelanggan tidak perlu bepergian ke luar rumah apabila ingin mengelola layanan IndiHome-nya. Meskipun juga Grapari TelkomGroup ataupun Plasa Telkom akan siap beroperasi penuh dengan penerapan protokol kesehatan seperti melakukan pengecekan suhu kepada semua orang yang memasuki lokasi, penggunaan masker, hand sanitizer serta pengaturan physical distancing.

Ririek menambahkan, saat ini skenario The New Normal yang akan diterapkan di lingkungan kerja TelkomGroup tengah disusun dan difinalisasi, agar dapat diimplementasikan oleh seluruh karyawan. Diharapkan penerapan The New Normal di lingkungan kerja ini dapat mendukung seluruh karyawan dalam menjaga efektivitas dan produktivitas perusahaaan, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan masing-masing. Penerapan ini akan diberlakukan secara bertahap dengan mengikuti peraturan yang berlaku serta dengan mempertimbangkan hasil monitoring dan evaluasi agar dapat memberikan hasil yang optimal.

“Kami sadari bahwa kondisi saat ini menjadi tantangan untuk semua pihak, tak terkecuali BUMN. Untuk itu Telkom siap mengkampanyekan gerakan optimisme seluruh karyawan dalam menghadapi kondisi The New Normal ini. Dengan saling bahu membahu dan gotong royong, Insya Allah kita bisa menghadapi ini semua, #CovidSafe BUMN” demikian tutup Ririek.

Recent Posts

IIMS 2026 Jadi Momentum Strategis Kemenperin Perkuat Industri Otomotif

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan bahwa penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026…

2 jam yang lalu

Kemenag: 98 Persen Masjid dan Musala di Aceh Kembali Berfungsi, Darurat!

MONITOR, Jakarta - Sebanyak 725 dari 737 masjid dan musala yang terdampak banjir dan longsor…

4 jam yang lalu

Groundbreaking Hilirisasi Ayam di Enam Titik, Perkuat Pasokan Protein Nasional

MONITOR, Malang - Pemerintah melalui Danantara melaksanakan groundbreaking Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi, dengan Kabupaten Malang,…

10 jam yang lalu

Kementerian, TNI, dan Polri Kumpul Bahas Penguatan Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Sejumlah kementerian dan lembaga negara hari ini, Kamis (5/2/2026), berkumpul di Jakarta…

16 jam yang lalu

Kemenhaj Wajibkan Petugas Haji Isi Penilaian Kinerja Harian

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat pengawasan melekat terhadap petugas haji dalam…

20 jam yang lalu

Koalisi Sipil Kecam Komitmen Rp16,7 T ke Board of Peace: Pemborosan Serius dan Tidak Masuk Akal

MONITOR, Jakarta - Keputusan Presiden Prabowo Subianto menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) dan membawa…

20 jam yang lalu