Kamis, 21 Oktober, 2021

Pertamina EP Cepu Adakan Tes Cepat untuk Cegah Penyebaran COVID-19

MONITOR, Bojonegoro – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) melakukan tes cepat (rapid test) bagi pekerja yang berada di lapangan maupun di kantor PEPC Talok (The Residence) sebagai  upaya mencegah penyebaran COVID-19.

Menurut Manager JTB Site Office & PGA Edy Purnomo, sesuai protokol penanganan COVID-19 yang diberlakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, PEPC selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro setiap melakukan tes cepat di Gas Processing Fasility (GPF) maupun di area Drilling.

Sejak akhir Maret hingga (11/5), PEPC sudah menguji cepat sebanyak 575 personel. Kali ini, tes cepat diikuti oleh 20 orang yang dilaksanakan di dua lokasi,  yaitu Talok Office dan Base Camp Driling JTB. Dari seluruh personel yang dites cepat semuanya menunjukkan hasil nonreaktif.

Selain tes cepat, PEPC juga menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dengan mengkarantina para pekerja dari luar Bojonegoro yang baru masuk di site.

- Advertisement -

“Alhamdulillah, seluruh pekerja yang dites cepat sekarang hasilnya nonreaktif. Semua ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kami dalam mencegah penyeberan virus  Corona,” terang Edy.

Selain melakukan ters cepat untuk internal perusahaan, PEPC juga berperan aktif dalam mendukung penanganan pandemi COVID-19  secara eksternal.

Misalnya, PEPC bersama kontraktornya memberikan bantuan 820 paket tes cepat untuk  masyarakat melalui Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, PEPC j memberikan sumbangan lain berupa APD berbagai jenis untuk tim medis yang bertugas di wilayah tersebut.

“Kami harus memastikan kondisi kesehatan seluruh pekerja yang terlibat dalam  Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran – Tiung Biru (JTB) dalam kondisi prima agar target on stream pada 2021 dapat tercapai. Walau saat ini Indonesia juga terkena wabah COVID-19, kami tetap berkomitmen menuntaskan proyek tersebut tepat waktu dengan  menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam setiap kegiatan di lapangan. Karena seperti kita ketahui, proyek  ini merupakan salah satu proyek strategis nasional,” jelas Edi.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER