Respon Keluhan Wali Siswa Soal Paket Internet, DPRD DKI Janji Bakal Tegur Dinas Pendidikan

Ketua Komisi E DPRD DKI, H. Imam Satria

MONITOR, Jakarta – Keluhan mulai dilontarkan orang tua siswa selama masa pandemi Covid-19. Para orang tua siswa mengeluh karena mereka harus mengeluarkan anggaran yang cukup besar untuk membeli paket internet selama anak-anaknya menjalani proses belajar mengajar di rumah.

Padahal, apabila mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomer 19 tahun 2020, tentang perubahan Juknis BOS Reguler pada masa pandemi Covid-19, orang tua siswa bisa mendapat bantuan dari sekolah untuk pembelian paket internet tersebut.

“Ini sangat memberatkan kita sebagai orang tua siswa, apalagi disaat corona sekarang ini beban ekonomi untuk kebutuhan hidup sehari – hari saja sudah cukup berat. Ditambah harus beli kuota internet untuk belajar anak. Harusnya ada bantuan dari sekolah, tapi sampai sekarang belum juga ada,”keluh orang tua siswa SDN 04 Tanjung Priok Jakarta Utara yang tak ingin disebut namanya.

Ternyata dari informasi yang diperoleh, banyak sekolah di DKI Jakarta belum memberikan bantuan kuota internet kepada siswa didiknya selama pandemi Covid-19 dengan berbagai alasan.

Menanggapi kondisi ini, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengaku terkejut, karena penyaluran bantuan kuota jelas sudah ada aturannya.

Karenanya ia berjanji akan menegur Kepala Dinas Pendidikan dan para Kepala Sekolah yang belum menyalurkan kuota internet kepada para siswa, sekaligus akan melakukan pengecekan langsung ke sekolah – sekolah yang belum menyalurkan bantuan, seperti apa kendalanya.

Anggota dewan dari Partai Gerindra ini juga dengan tegas meminta kepada Kepala Dinas dan Kepala Sekolah untuk segera menyalurkan bantuan kuota internet kepada para siswa.

“Jangan ditunda – tunda lagi salurkan segera. Orang tua siswa sudah berat menanggung kebutuhan ekonomi sehari – hari selama pandemi corona, jangan ditambah lagi dengan biaya paket kuota intenet,”pungkasnya.