BERITA

Pemkot Depok Klaim Lakukan Rapid Test ke 8557 Orang

MONITOR, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah melakukan rapid test kepada 8.577 orang hingga hari Senin, 4 Mei 2020. Jumlah tersebut terdiri dari Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Tanpa Gejala (OTG), Tenaga Kesehatan (Nakes), tenaga pendukung layanan kesehatan, dan petugas pelayanan publik lainnya.

“Menindaklanjuti hasil rapid test bagi Nakes dan non Nakes Puskesmas, ada di antaranya dengan hasil rapid test positif yang akan dilanjutkan dengan Swab PCR,” kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Selasa (5/5).

Untuk itu, jelas Idris, demi keamanan dan keselamatan, mulai tanggal 04-10 Mei 2020 akan dilakukan mitigasi terhadap tiga Puskesmas yang terdampak Covid-19. Di antaranya Puskesmas Kedaung, Pengasinan, dan Cinangka.

“Untuk sementara pelayanan di tiga Puskesmas tersebut dialihkan ke Puskesmas sekitarnya,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, seluruh  Nakes dan non Nakes di tiga Puskesmas yang terdampak Covid-19 akan menjalani isolasi mandiri. Sedangkan yang sehat akan melakukan kegiatan bekerja dari rumah selama tujuh hari.

“Kondisi ini harus bisa dipahami demi kemaslahatan bersama,” ucapnya.

Lebih lanjut Idris menuturkan, perkembangan kasus ODP di Kota Depok hingga Senin (4/5) sebanyak 1. 842 orang  dan PDP 791 orang.

Dia menambahkan, untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 54 orang. Namun demikian, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR), yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Untuk kasus konfirmasi sebanyak 311 orang, sembuh 44 orang, dan meninggal dunia 18 orang. Sementara OTG 915 orang,” pungkasnya.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

6 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

18 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

18 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

1 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

1 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

1 hari yang lalu