Anies Berharap Pandemi Covid-19 Bisa Turun Dalam Waktu Dekat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers (dok: Tribunnews)

MONITOR, Jakarta – Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta akan berakhir pada 22 Mei mendatang. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan berharap, tidak ada lagi perpanjangan PSBB karena pihaknya berkeyakinan pandemi Covid-19 bakal mengalami penurunan dalam waktu dekat.

Hal tersebut disampaikan Anies ketika menghadiri pertemuan bersama sekitar 129 perusahaan multinasional dan asosiasi bisnis secara virtual, yang diunggah Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Selasa (28/4).

Dalam pertemuan tersebut, salah satu peserta bertanya kepada Anies terkait kemungkinan apakah PSBB akan diperpanjang lagi, dan apa sebenarnya patokan Anies dalam menentukan kapan Jakarta bisa beraktivitas normal lagi.

Anies pun menjawab bahwa sekarang data menunjukkan grafik kasus positif Covid-19 mulai memuncak. Dalam beberapa hari pun terjadi penurunan jumlah kasus positif Covid-19 dan pemakaman dengan protap Covid-19 per harinya.

“Angka yang kita lihat hari ini mencerminkan kebijakan kita dua minggu sebelumnya. Selalu ada jeda, tapi setidaknya dua minggu,” ujar Anies ketika menjawab pertanyaan para wakil perusahaan multinasional itu dengan bahasa Inggris.

Oleh sebab itu, lanjut Anies, apabila dalam dua minggu ke depan grafik positif Covid-19 bukan hanya memuncak lagi, tetapi terus turun, ada kemungkinan Pemprov DKI Jakarta memutuskan keluar dari periode PSBB.

“Ketika nanti pasien dalam pengawasan (PDP) terus menurun, tingkat kematian di Jakarta per harinya juga turun, kita akan menuju kembali ke normal. Kita berharap hal ini segera terjadi,” ujar Anies penuh harap.