Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho (dok; DPR)
MONITOR, Jakarta – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Irwan, menilai sebaiknya pemerintah mengalihkan anggaran program Kartu Prakerja untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Menurutnya hal itu akan lebih bermanfaat.
“20 triliun dana untuk kartu prakerja, jika dialihkan ke sembako yang tepat sasaran sangat bermanfaat dibanding untuk kartu prakerja saat ini,” tegas Irwan kepada awak media, di Jakarta, Kamis (23/4).
Bahkan, sambung dia, nilai anggaran sebesar 5,6 triliun bisa dihemat dan diberikan ke masyarakat.
“Dibanding harus diberikan kepada lembaga pelatihan (program Prakerja),” ujar legislator Kalimantan Timur itu.
Tidak hanya itu, Irwan menilai kartu prakerja yang merupakan salah satu program unggulan di masa kampanye kemarin, tidak tepat diterapkan dalam situasi sekarang ini.
Sehingga, ia menyarankan agar pelaksanaan program ini dihentikan dan anggarannya dialihkan untuk kepentingan masyarakat yang lebih nyata dibutuhkan.
“Mau dilanjutkan buat apa juga apalagi situasi seperti ini. Kartu prakerja kan bukan untuk melamar kerja, bukan untuk dapatkan pekerjaan, tapi untuk meningkatkan skill. Kalau untuk tingkatkan skill kan bisa dengan berbagai informasi di internet,” tandas anggota komisi V DPR RI itu.
MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya…
MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…
MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di…