PENDIDIKAN

Sinergi Antara Sekolah dan Orangtua jadi Kunci Suksesnya Belajar di Rumah

MONITOR, Bukit Tinggi – Di tengah Pandemi Virus Corona atau Covid-19, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim senantiasa mengingatkan kepada guru agar membimbing anak didiknya selama proses belajar di rumah. Hal tersebut guna memastikan anak didik tidak hanya terbebani dengan tugas, melainkan juga menerima bimbingan dari guru selama kegiatan belajar dan mengajar dengan cara tatap muka ditiadakan.

Demikian juga yang dilakukan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Bukit Tinggi. Selain memberikan tugas agar anak didik tetap disiplin selama berada di rumah, pihak sekolah juga senantiasa berkomunikasi dengan orangtua siswa terkait kendala-kendala yang dihadapi selama Belajar di Rumah. Dengan begitu pihak sekolah dapat memberikan tips dan saran agar anak didik dapat belajar dengan fokus di rumah.

“Kalau komunikasi memang intens dengan orangtua ya, melalui WhatsApp grup per kelas,” ujar salah satu guru di SMPN 4 Bukit Tinggi, Deswar saat dihubungi MONITOR, Senin (20/4).

Selain berkomunikasi secara intens dengan pihak orangtua, Deswar menjelaskan, guru-guru juga melakukan modifikasi belajar. Diantaranya melualui aplikasi kreasi guru agar anak didik tidak merasa bosan dengan metode pemberian tugas. Selain itu, dengan aplikasi tersebut guru dengan murid dapat berkomunikasi secara langsung.

“Misalnya untuk ulangan harian, atau kegiatan belajar dan tugas harian, itu bisa dilakukan melalui aplikasi,” terang Guru yang mengajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk kelas VIII tersebut.

Kendati demikian, Deswar memaklumi, dalam implementasinya tidak semua siswa dapat mengikuti 100% kegiatan Belajar di Rumah secara daring tersebut. Namun mayoritas siwa tetap antusias dan mengikuti jadwal Belajar di Rumah yang diberikan sekolah.

Untuk siswa yang tidak bisa mengikuti kegiatan Belajar di Rumah, pihak sekolah melakukan berbagai cara agar anak bisa mendapatkan informasi dari sekolah, diantaranya yakni mendata siswa-siswa yang rumahnya berdekatan untuk saling bertukar informasi, tentu dengan memperhatikan protokol pencegahan Covid-19.

Sebagai informasi, dalam beberapa kesempatan Mendikbud berpesan kepada masyarakat agar pandemi Covid-19 meningkatkan semangat gotong royong sebagai warga dari negara yang berideologikan Pancasila. Mendikbud berharap agar para orangtua, pendidik, dan peserta didik menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan.

Recent Posts

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

8 jam yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

13 jam yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

13 jam yang lalu

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

14 jam yang lalu

Menhaj Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan daerah masuk ke rantai…

14 jam yang lalu

Ketua IDI Lebak: Psikosomatik Bukan Sakit Pura-Pura, Stres Bisa Picu Keluhan Fisik

MONITOR, Lebak — Tekanan pikiran dan persoalan emosional tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga dapat…

14 jam yang lalu