Categories: POLITIK

Luhut Sepelekan Jumlah Korban Corona, Politikus Demokrat: Selalu Sensasional!

MONITOR, Jakarta – Politikus Demokrat Jansen Sitindaon mengkritik pernyataan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, terkait data virus Corona di Indonesia. Sebelumnya Luhut mengatakan bahwa perbandingan korban jiwa dengan yang terjangkit di Indonesia sangat jauh jumlahnya, jika dibandingkan korban Covid-19 di Amerika Serikat.

Jansen Sitindaon menilai pernyataan Luhut selalu mengedepankan sensasional. Ia menyayangkan keadaan pejabat negara yang asal berbicara terutama berkaitan dengan nyawa dan perasaan keluarga korban meninggal akibat virus Corona.

“Selalu sensasional! Pengamat saja yang bebas ngomong apapun tak tega bicara begini karena kaitannya dengan nyawa dan perasaan keluarga yang ditinggalkan. Belum lagi tenaga medis yang meninggal dll. Tapi kita mau ngomong apalagi? Inilah keadaan pemerintah kita hari ini,” ujar Jansen yang merupakan Wakil Sekjen Partai Demokrat 2020-2025, dalam keterangannya di Twitter, Kamis (16/4).

Jika membandingkan dengan Korea Selatan, Jansen mengungkapkan saat ada tenaga medis yang meninggal dunia maka Presiden Moon Jae-In langsung sedih dan terpukul mendengarnya. Sementara pejabat negara di Indonesia, kata Jansen, kehilangan empatinya.

“Saya masih ingat ketika pertama kalinya tenaga medis di Korsel meninggal, Presiden Moon Jae-In sangat terpukul. Ini bukan bicara angka. Empati! Kalau bicara angka malah jumlahnya baru 1 dokter. Empati inilah kadang yang menunjukkan kita sayang pd seseorang. Termasuk pada rakyat kita,” tandasnya.

Recent Posts

HUT ke-80 Polri, Komisi III DPR Harap Polisi Makin Humanis dan Responsif

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka HUT ke-80 Polri yang diperingati setiap tanggal 1 Juli, Anggota…

2 jam yang lalu

PPIU Diminta Tertibkan Kedatangan dan Bagasi Jemaah Umrah di Terminal 2F

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Bina Haji Khusus dan Umrah meminta…

4 jam yang lalu

Kemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak, Garda Terdepan Kampus Bahagia Tanpa Kekerasan

MONITOR, Cirebon — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamarudin Amin, menegaskan bahwa Pusat Studi Gender dan Anak…

5 jam yang lalu

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara 2026, Puan: Polri Harus Terus Buktikan Komitmen Sebagai Pelayan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun…

13 jam yang lalu

Kasus Dokter di NTT, Komisi IX DPR: Tenaga Kesehatan Harus Dilindungi dari Intimidasi dan Didukung Kesehatan Jiwanya

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyampaikan duka cita mendalam…

13 jam yang lalu

DPR Desak Pemerintah Konkretkan Formula Pembiayaan PPPK di Daerah Melalui APBN

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah pusat untuk segera mengkonkretkan…

15 jam yang lalu