Seperti Daerah Lain, Karawang Juga Panen Padi di Tengah Pandemik Covid-19

Padi siap panen di Provinsi Jambi

MONITOR, Karawang – Kabupaten Karawang mampu mempertahankan predikat nya sebagai lumbung padi nasional. Tidak terkecuali di masa pandemik virus covid 19 ini yang ada sejak awal Maret 2020.

Saat ini tengah berlangsung panen padi di Desa Wanci Mekar Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang. “Dari 221 hektar luas lahan yang ada di Desa ini, sudah panen sekitar 72 hektar,” jelas Yuyun Rosyanti PPL di Desa Wanci Mekar. “Rata rata provitas 70,2 kuintal/ha dan produksi 505 ton,” tambah Yuyun.

Pada saat yang bersamaan ketua kelompok tani Marga Luyu 2, Sukarman menerangkan pada kelompok taninya menggarap 2 ha dan produksi 12,5 ton dengan rata rata harga gabah kering panen (GKP) Rp 5.000 – 5.200 perkilo nya tergantung padinya.

Di tempat terpisah Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang Hanafi menjelaskan, untuk harga gabah kering panen ( GKP) pada saat sekarang ini sudah naik dari 4.800 menjadi 5.300 perkilo nya. “Alhamdulillah harganya masih bagus dannperkembangan harga tersebut di pengaruhi oleh kondisi yang ada termasuk turunnya curah hujan,” sebut Hanafi

Hanafi meyakinkan petani di Karawang masih tetap semangat nelakukan aktivitasnya, namun demikian pihaknya juga meminta kehati-hatian terutama berkenaan dengan adanya wabah Covid 19.

Mengutip penjelasan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi, puncak panen raya masih akan berlangsung di bulan April dan Mei 2020. Kementan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam penanganan covid 19 dan diharapkan para petani mentaatinya sehingga mereka tetap bias bekerja untuk menghasilkan beras yang berkualiitas.

Kementan dibawah komando Syharul Yasin Limpo sangat mengapresiasi kerja keras para petani dan selalu mendukung para petani untuk tetap mendapatkan harga yang menguntungkan.