Jurus SMPN 1 Singaraja Rangsang Minat Siswa saat Belajar di Rumah

Advertorial

Siswa belajar di rumah (Foto: Istimewa)

MONITOR, Buleleng Belajar di Rumah tak menjadi halangan bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Singaraja, Buleleng, Bali. Dimana di sekolah yang menerapkan sistem 5 hari sekolah dain sistem kredit smester ini, e-learning atau online learning telah menjadi hal lumrah bagi siswa, tak terkecuali saat pandemi virus corona atau Covid-19 seperti saat ini.

Kepala SMP Negeri 1 Singaraja, Ni Putu Karnadhi menuturkan, kendati telah terbiasa dengan belajar daring, selama pandemi ini pihaknya tetap mengkreasikan berbagai metode belajar sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

“Untuk Belajar di Rumah, selama ini kami tidak ada kendala, tapi saat SE keluar, kami tidak lagi menuntut ketuntasan materi seperti biasanya,” ujar Ni Putu Karnadhi saat dihubungi MONITOR, Kamis (9/4).

Widget Situasi Terkini COVID-19

Lebih lanjut ia menjelaskan, Belajar di Rumah pada SMP Negeri 1 Singaraja kini diisi dengan muatan yang kekinian, mulai dari pembuatan video bloging (vlog) hingga poster edukasi terkait pandemi virus corona. Hal itu tak lain agar anak didik tidak bosan dan lebih bersemangat saat Belajar di Rumah.

“Mereka mengerjakannya bersama keluarga. Dengan begitu kami juga bisa menilai karekter anak, bagaimana mereka saat bersama keluarganya, hubungan orangtua dengan anak-anaknya, hingga sejauh mana pengetahuan mereka tentang pandemi ini,” terang Ni Putu Karnadhi.

Tak berhenti pada variasi belajar, SMP Negeri 1 Singaraja juga memiliki cara yang unik untuk mengisi kegiatan belajar di rumah, salah satunya melalui media radio. Dimana sekolah ini melalui Program Ibu Pertiwi Memanggil “Belajar di RRI” memberikan konten pendidikan tak hanya untuk siswa sekolahnya, tapi juga untuk masyarakat umum.

Menurut Ni Putu Karnadhi, program ini merupakan sarana edukasi kekinian dengan memanfaatkan teknologi yang mempermudah guru tanpa bertatap muka langsung, terutama di tengah saran penerapan social distancing. Program tersebut pun diakui mendapat respon yang positif, baik oleh siswa maupun orangtua.

“Begitu ada pandemi ini, kami dengan RRI pada acara Ibu Pertiwi Memanggil, kami memberikan pembelajaran setiap harinya, dari Jam 11.00 – 12.00 WITA. acara itu mendapat tempat di hati masyarakat, bukan hanya anak-anak kami di SMP 1, tetapi di SMP lain juga, karena mereka mendapatkan pengetahuan yang update kekinian dengan situasi yang ada, dihubungkan dengan matapelajaran,” terangnya.

Sebagai informasi, program yang digalakkan oleh SMP Negeri 1 Singaraja bekerjasama dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI tersebut juga mendapat apresiasi dari Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Made Astika. Menurut Made, program tersebut dapat menjadi sarana belajar yang komunikatif bagi siswa sehingga mampu merangsang minat belajar di tengah pandemi Corona.