BERITA

Empat Pejabat Baru BPK Dilantik dan Disumpah Lewat Teleconference

MONITOR, Jakarta – Empat pejabat baru di lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI secara resmi dilantik Ketua BPK, Agung Firman Sampurna, di Auditorium Kantor Pusat BPK, Jakarta.

Keempat pejabat Pimpinan Tinggi Madya itu masing-masing Novy Gregory Antonius Pelenkahu sebagai Auditor Utama Keuangan Negara (Tortama KN) I BPK, Akhsanul Khaq sebagai Tortama KN V BPK, dan Heru Kreshna Reza sebagai Tortama KN VII BPK.

Sementara seorang Pejabat Pimpinan Tinggi Madya lainnya yakni, Novian Herodwijanto sebagai Staf Ahli Bidang BUMN, BUMD, dan Kekayaan Negara/Daerah yang Dipisahkan Lainnya BPK dilantik dan diambil sumpahnya secara virtual melalui teleconference.

Pelantikan dan pengambilan sumpah melalui teleconference merupakan yang pertama kali dilaksanakan di BPK. Undangan yang hadir di tempat pelantikan secara fisik hanya 15 orang, sedangkan 24 undangan hadir secara virtual.

Hal ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 10/SE/IV/2020 tanggal 2 April 2020 tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS (Pegawai Negeri Sipil) atau Sumpah/Janji Jabatan Melalui Media Elektronik/Teleconference pada Masa Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona.

Sesuai dengan Surat Edaran tersebut maka tata cara pelantikan melaui teleconference antara lain diatur bahwa pejabat yang melantik dan PNS yang dilantik dapat hadir baik secara fisik dengan jumlah terbatas atau secara virtual.

Pihak yang harus hadir secara fisik hanya rohaniawan, saksi, pembaca keputusan, dan petugas protokol. Pihak-pihak yang hadir secara fisik di tempat pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini harus memperhatikan physical distancing dan protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 66/TPA Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan BPK.

Dalam sambutannya Ketua BPK berpesan kepada seluruh pelaksana di BPK saat menjalankan program bekerja dari rumah (work from home/WFH) agar memanfaatkan waktu seoptimal serta seefektif mungkin.

“Marilah kita manfaatkan waktu seoptimal serta seefektif mungkin dalam rangka menjalankan program work from home di kediaman masing-masing,” pesan Agung Firman Sampurna. (hendrata yudha)

Recent Posts

Dosen UIN Jakarta: Relasi Kuasa yang Tak Sehat jadi Akar Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan

MONITOR, Brebes - Dosen Sekolah Pascasarjana sekaligus Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu…

3 jam yang lalu

Pengasuh Pesantren se-Kabupaten Brebes Deklarasikan Komitmen Anti Kekerasan Seksual

MONITOR, Brebes - Ratusan pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendeklarasikan komitmen bersama mewujudkan…

3 jam yang lalu

Kebuntuan Arah Pembangunan Indonesia di Tengah Distorsi Program Populis dan Keterpurukan Moneter

Oleh:Ramadhan, M.A.(Ketua PB PMII Bidang Ekonomi dan Investasi) Pemerintahan era baru selalu datang dengan janji…

14 jam yang lalu

Benarkah Hantavirus Bisa Jadi Pandemi Baru? Ahli Epidemiologi UIN Jakarta Beri Penjelasan dan Imbauan Penting

MONITOR, Ciputat – Kemunculan informasi mengenai Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial memunculkan kekhawatiran…

15 jam yang lalu

55 Juta Peserta BPJS Tak Aktif, Komisi IX DPR Minta Tunggakan Iuran Rakyat Miskin Segera Diputihkan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…

17 jam yang lalu

UU Polri Atur Penguatan Peran Kompolnas, Legislator: Dukung Pengawasan Eksternal Bagi Kepolisian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…

17 jam yang lalu