Categories: MEGAPOLITAN

Bertambah 22, PDP Covid-19 di Depok Selesai Pengawasan Jadi 90 Orang

MONITOR, Depok – Jumlah warga Depok yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) setiap harinya semakin meningkat. Bahkan pada Senin (06/04/2020), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok merilis, jumlah PDP mencapai angka 541.

Meski begitu, mengacu pada data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, jumlah PDP yang selesai masa pengawasan, dalam 1 hari terakhir mengalami peningkatan dibanding yang meninggal.

Pada 5 April 2020, jumlah PDP yang selesai masa pengawasan berjumlah 68 orang. Sementara jumlah PDP yang meninggal sebanyak 20 orang.

Kemudian, pada 6 April 2020, jumlah PDP yang selesai masa pengawasan berjumlah 90 orang. Sementara jumlah PDP yang meninggal sebanyak 23 orang.

Artinya, dalam 1 hari terakhir ada 22 warga Depok yang berstatus PDP dinyatakan selesai masa pengawasannya, dan 3 PDP dinyatakan meninggal.

Berikut data terkini perkembang Covid-19 di Kota Depok per 6 April 2020, yang disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Mohammad Idris.

“Saya sampaikan informasi perkembangan Covid-19, Senin 6 April 2020 sebagai berikut. Kasus terkonfirmasi positif berjumlah 65 orang,” kata Mohammad Idris dalam keterangan resminya di Depok, Senin (6/4) malam WIB.

Idris menjelaskan, sementara jumlah pasien positif yang sembuh sebanyak 10 orang. Sedangkan untuk pasien yang meninggal sebanyak 8 orang.

“Untuk jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG), sebanyak 493 orang. Kesemuanya ini masih dalam pemantauan,” jelas Idris.

Kemudian, lanjut Idris, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 541 orang. Dengan rincian yang sudah selesai sebanyak 90 orang dan 451 orang masih dalam pengawasan.

“Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Depok berjumlah 2135 orang. Yang sudah selesai ditangani 238 orang, dan masih dalam pemantauan sebanyak 1897 orang,” ujarnya.

Recent Posts

Kebuntuan Arah Pembangunan Indonesia di Tengah Distorsi Program Populis dan Keterpurukan Moneter

Oleh:Ramadhan, M.A.(Ketua PB PMII Bidang Ekonomi dan Investasi) Pemerintahan era baru selalu datang dengan janji…

4 jam yang lalu

Benarkah Hantavirus Bisa Jadi Pandemi Baru? Ahli Epidemiologi UIN Jakarta Beri Penjelasan dan Imbauan Penting

MONITOR, Ciputat – Kemunculan informasi mengenai Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial memunculkan kekhawatiran…

5 jam yang lalu

55 Juta Peserta BPJS Tak Aktif, Komisi IX DPR Minta Tunggakan Iuran Rakyat Miskin Segera Diputihkan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…

7 jam yang lalu

UU Polri Atur Penguatan Peran Kompolnas, Legislator: Dukung Pengawasan Eksternal Bagi Kepolisian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…

7 jam yang lalu

Komisi XI DPR: UU P2SK yang Baru Perkuat Tata Keuangan RI di Tengah Kemajuan Zaman

MONITOR, Jakarta - DPR RI telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

7 jam yang lalu

Warga Sangihe Terisolasi Akibat Gempa Dahsyat di Sulut, Puan Dorong Ketangguhan Bencana di Pulau Terluar

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah segera menjangkau masyarakat terdampak gempa…

7 jam yang lalu