MEGAPOLITAN

Masker Bedah Langka, Anggota DPRD DKI Ini Sarankan Warga Pakai Masker Kain

MONITOR, Jakarta – Sejak wabah corona melanda negeri ini, persediaan stok masker khususnya masker bedah banyak dicari. Bahkan saat ini masyarakat sangat sulit untuk membeli masker bedah.

Untuk mengatasi kelangkaan masker bedah ini, anggota DPRD DKI Jakarta Jupiter menyarankan agar masyarakat bisa menggunakan masker kain.

“Selama ini kan masyarakat lebih memilih menggunakan masker bedah. Padahal ada masker kain yang menurut saya efektif juga untuk menangkal penularan virus corona. Sebab masker kain ini bisa menahan percikan air liur yang menyebar kemana mana kalo batuk,” ujar Jupiter kepada MONITOR, Kamis (2/4).

Tak hanya itu, menurut politisi Partai NasDem ini, masker kain ini pun bisa dicuci berkali-kali sehingga masyarakat bisa lebih hemat.

“Jadi memang saya sendiri sangat sedih dan prihatin ditengah pandemi Wabah Covid-19 sekarang ini masyarakat sangat kesulitan untuk melindungi diri dengan mendapat masker bedah, karena masker begitu langka dan sulit didapatkan. Dan barang hanya sekali pakai,” terangnya.

Dikatakan Jupiter, dari penjelasan medis serangan virus Corona ini bisa diatasi dengan tetap menjaga imunitas. Sekalipun di negara maju yang katanya memiliki alat alat media yang canggih, tidak bisa membendung virus Corona. Upaya pemerintah melalui kebijakannya harus di patuhi oleh setiap warga negara, agar negeri ini bisa bangkit dari pandemi.

“Saya percaya bahwa kita adalah bangsa yang hebat, bangsa petarung dan bangsa pejuang, Insya allah kita akan mampu menghadapi tantangan global yang berat ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kelompok Staf Medik (KSM) Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Dr. dr. Yusup Subagio Sutanto, Sp.P (K), menyarankan masyarakat tak perlu lagi memburu masker bedah di apotek-apotek, minimarket maupun supermarket.

Menurut dia, masyarakat umum sebenarnya sudah cukup efektif hanya menggunakan masker kain untuk mencegah penularan virus corona, baik menularkan maupun tertular virus dari Wuhan, China tersebut. dr. Yusup pun mengatakan masker kain masih bisa menahan droplet atau percikan air liur menyebar ke mana-mana.

Recent Posts

GODF 2026 Qingdau, Prof Rokhmin beberkan Potensi Akuakultur RI dan Tantangan Pembiayaan

MONITOR - Indonesia memiliki potensi ekonomi akuakultur yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun, namun…

22 menit yang lalu

Ekoteologi Kampus PTKIN Terus Mendapat Pengakuan Nasional, Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

MONITOR, Jakarta – Ekosistem pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama kembali menorehkan tinta emas…

4 jam yang lalu

BM PAN Konsolidasikan Pengurus 2026–2031, Slamet Ariyadi Serukan Satu Komando

MONITOR, Jakarta - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar Meet and Greet Pengurus…

9 jam yang lalu

Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat, TNI Perkuat Pengamanan Dan Kejar Pelaku

MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…

10 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…

11 jam yang lalu

Prof Rokhmin Dahuri Tinjau Industri Perikanan Modern China, Dorong Penguatan Ekonomi Biru Indonesia

MONITOR, QINGDAO, CHINA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin…

14 jam yang lalu