BERITA

Luhut: Kita Tidak Ingin Kasus India Terjadi di Indonesia

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo telah menetapkan Pembatasan Sosial dengan Skala Besar yang berfokus pada keberlangsungan hidup seluruh masyarakat, dengan meninjau dari berbagai aspek kebutuhan di tengah pandemi COVID-19 di Indonesia. Misalnya, kebijakan terkait arus mudik ketika Idul Fitri.

Terkait keputusan ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menilai kebijakan yang diambil Presiden Jokowi sudah tepat dan terfokus.

“Kita sungguh beruntung dipimpin oleh seorang kepala negara yang mengecap asam garam kehidupan rakyat Indonesia pada umumnya, saya lihat benar-benar tercermin pada setiap pengambilan keputusan bagaimana Presiden Jokowi selalu berfokus pada keberlangsungan hidup rakyat bawah,” puji Luhut Panjaitan dalam keterangannya, Rabu (1/4).

Luhut mengatakan, pemerintah tidak ingin kejadian di negara seperti India terulang di Indonesia akibat salah mengambil kebijakan.

“Kami tidak ingin kejadian di negara lain seperti di India yang kita saksikan bersama mengalami masalah dalam penerapan kebijakannya, terjadi di Indonesia. Karena itulah, saya ingin pembatasan sosial dan fisik harus tetap berlangsung dan mereka yang tidak sanggup bekerja dan berpenghasilan di masa-masa sulit ini, masih bisa bertahan hidup dengan bantuan dari pemerintah,” terang Luhut.

Ia pun memandang Pandemi COVID-19 ini tidak hanya mengancam kesehatan seluruh penduduk dunia, tetapi juga mengancam kehidupan ekonomi dan sosial warga dunia.

“Melihat fenomena ini, pemerintah tidak ingin semakin mempersulit kondisi kehidupan rakyat dengan hanya melihat pada satu permasalahan saja. Namun, bukan berarti pemerintah lambat mengambil keputusan,” tukasnya.

Recent Posts

Top 10 Kampus RI dengan Kualitas Riset Terbaik Versi THE WUR 2027

MONITOR, Jakarta - Empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) masuk dalam jajaran 10 besar…

6 jam yang lalu

Sinjai Tingkatkan Kewaspadaan Dini Penyakit Hewan, Kementan Dorong Surveilans dan Biosekuriti Diperkuat

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat langkah pengendalian Avian Influenza…

12 jam yang lalu

Sumur Warga Mengering, Lumajang Idea Terjunkan Air Bersih ke Ranuyoso dan Padang

MONITOR, Lumajang - Sumur-sumur warga mulai mengering akibat musim kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat masyarakat…

12 jam yang lalu

BPIH 2027 Rp98,4 Juta, Komnas Haji: Jalan Tengah, tapi Subsidi APBN Perlu Payung Hukum

MONITOR, Jakarta - Pemerintah dan DPR RI menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027…

13 jam yang lalu

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Perlindungan Ekosistem Ojek Online

MONITOR, Jakarta – Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan…

14 jam yang lalu

Komnas Haji Nilai BPIH 2027 Moderat, Soroti Subsidi APBN dan Minta Fatwa MUI

MONITOR, Jakarta - Komite Nasional Haji (Komnas Haji) menilai kesepakatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)…

14 jam yang lalu