PARLEMEN

Ibunda Presiden Jokowi Wafat, Keluarga Besar MPR Sampaikan Duka Cita

MONITOR, Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan segenap keluarga besar MPR RI menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo.

Almarhumah, sambung Bamsoet, merupakan sosok luar biasa yang melahirkan dan mendidik Joko Widodo, hingga bisa sukses dalam karir dari pengusaha, walikota, gubernur hingga presiden.

“Mari bersama kita doakan almarhumah agar diterima di sisi Allah SWT. Tidak hanya keluarga besar Pak Jokowi yang kehilangan, namun seluruh bangsa Indonesia juga turut berduka,” kata Bamsoet, di Jakarta, Kamis (26/3).

“Tapi, saya menghormati himbauan Beliau melalui Mensekneg Praktikno agar belasungkawa disampaikan dari Jakarta saja,” tambahnya.

Tidak hanya itu, mantan Ketua DPR RI 2014-2019 ini mengenang, saat sebelum menjadi Ketua DPR maupun setelah terpilih menjadi Ketua MPR, dirinya kerap sowan jika kebetulan berada di Solo dan bertemu almarhumah di kediamannya di Solo untuk menjalin silaturahmi. 

Sekaligus, meminta wejangan nasihat dan doa agar bisa menjalankan amanah jabatan yang diemban demi kemaslahatan bangsa Indonesia.

“Almarhumah adalah sosok yang tegar, bersahaja, sabar, dan juga penuh welas asih. Masih segar dalam ingatan, disaat Presiden Joko Widodo diterpa berbagai fitnah negatif tentang keluarga besar dan bahkan ibunya sendiri ikut menjadi korban fitnah, namun almarhumah tidak pernah menpersoalkan dan malah memaafkan,” tutur politikus Golkar itu.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga menambahkan, almarhumah selalu mengajarkan kejujuran dan welas asih kepada anak-anaknya. Ibunda Jokowi juga mengajarkan keempat anaknya untuk selalu bersyukur dan saling tolong menolong.

“Almarhumah mengajarkan kepada anak-anaknya untuk tidak mengambil punya orang lain yang bukan haknya. Saat Pak Jokowi terpilih menjadi presiden, almarhumah juga mengingatkan Pak Jokowi untuk menjaga amanah rakyat.”

“Karena, sebagai presiden, Pak Jokowi sudah menjadi milik bangsa Indonesia,” tutur Bamsoet.

Bamsoet menambahkan, bahwa masih segar dalam ingatannya almahumah memberi nasehat, agar kita jangan sekali-kali mengecewakan orang yang pernah membantu dan menolong saat kita dalam keadaan susah.

Dalam kesempatannya, Bamsoet turut mengingatkan kepada generasi muda Indonesia maupun segenap kalangan lainnya yang masih memiliki orang tua, agar jangan pernah letih memberikan cinta dan perhatian kepada mereka. 

Karena jika orang tua telah tiada, tidak bisa lagi memberikan perhatian secara langsung. Hanya bisa melalui doa.

“Orang tualah yang mengajarkan kepada kita berbagai hal dalam kehidupan. Jasa mereka tak terbendung. Mencintai dan memperhatikan mereka bukan semata tugas dan kewajiban, melainkan menunjukan seberapa besar kadar kemanusiaan yang ada dalam diri kita,” ujarnya.

“Sebagai seorang anak, Presiden Joko Widodo sudah memberikan cinta dan perhatian luar biasa kepada almarhumah semasa hidupnya. Sebuah hal yang patut kita tiru,” pungkas Bamsoet.

Recent Posts

Komisi IX DPR Soroti 6 Ribu Bayi Meninggal Tiap Tahun

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menaruh perhatian serius terhadap…

11 jam yang lalu

Soroti Praktik TPPO Berkedok Perjalanan Wisata, Legislator Desak Pemerintah Perbarui Strategi Pencegahan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti penangkapan buronan internasional kasus tindak…

11 jam yang lalu

Marak Kecelakaan Kapal, Puan Soroti Minimnya Faktor Keamanan Transportasi Laut

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti minimnya faktor keselamatan dan keamanan transportasi…

11 jam yang lalu

DeepTalk Indonesia: Kasus Hukum Febrie Adriansyah Momentum Reformasi Kejaksaan

MONITOR, Jakarta - Akademisi, praktisi hukum, aktivis dan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong…

12 jam yang lalu

Harlah ke-25 PonPes Al-Qur’aniyyah, Pesantren sebagai Penggerak Ekonomi Umat

MONITOR, Tangerang Selatan – Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana,…

14 jam yang lalu

Bibit Kelapa Unggul Natuna Kian Diminati, Karantina Kepri Kawal Pengiriman 80.000 Butir ke Bintan

MONITOR, Natuna - Potensi kelapa unggul asal Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, terus menarik minat pelaku…

14 jam yang lalu