Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun (dok: Senayan Post)
MONITOR, Jakarta – Kabar duka wafatnya Ibunda Presiden Joko Widodo (Jakowi) Sujiatmi Notomiharjo, terus menuai ucapan belasungkawa.
Anggota Komisi XI DPR, M. Misbakhun, misalnya. Politikus Golkar ini menyampaikan duka citanya kepada presiden berserta keluarga.
“Innalillahi wainnaillahi roojiun. Kami menyampaikan belasungkawa sedalamnya atas wafatnya Eyang Notomiharjo,” kata Misbakhun dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (25/3).
Bagi Misbakhun, sosok yang disapa eyang Notomiharjo adalah panutan bagi perempuan Indonesia. Karena dari kasih sayangnya, lahir seorang sosok pemimpin bangsa seperti Jokowi.
“Kita mendoakan agar arwah beliau diterima di sisi terbaik Allah SWT. Amin,” ucap politikus yang juga loyalis Jokowi ini.
Tidak hanya itu, mantan Anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’ruf Amin itu tak lupa mendoakan Jokowi. Utamanya agar tetap tangguh membawa Indonesia menghadapi wabah covid-19 saat ini.
“Saya meyakini bahwa spirit yang selalu ditanamkan Eyang Notomiharjo akan selalu menghidupi Pak Jokowi dan kepemimpinannya,” pungkas anggota komisi XI DPR RI itu.
Untuk diketahui, Ibunda Bapak Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo wafat di Solo, Rabu, 25 Maret 2020 pada pukul 16.45 WIB.
Saat ini Presiden Jokowi telah tiba di Solo pada pukul 17.52 WIB. Informasi lebih lanjut terkait wafatnya Ibunda Presiden akan disampaikan kemudian.
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Aliansi Rakyat Mahasiswa Anak Daerah (ARMADA), Aris Tama, menyoroti fenomena…
MONITOR, Kulonprogo - Potensi wisata Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta terus menguat seiring dengan munculnya…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengistilahkan Indonesia sebagai "sekeping surga yang diturunkan…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa arus lalu lintas…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di…
MONITOR, Jakarta - Kerukunan Umat Beragama sepanjang 2025 berjalan baik. Hal ini setidaknya bisa dilihat…