Ilustrasi: Gedung RSUD Kota Depok. (Foto: Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok baru-baru ini membuka lowongan pekerjaan formasi Pegawai Tidak Tetap (PTT). Kuota yang dibuka sebanyak 55 orang guna mengisi di 12 posisi jabatan.
“Pelaksanaan rekrutmen ini untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM), dalam melakukan pelayanan kesehatan terkait penanganan Coronavirus,” kata Direktur RSUD Depok, Devi Maryori, sesuai yang tertulis dalam Surat Pengumuman bernomor, 445/557/Upep, Sabtu (21/3).
Dirinya merinci, formasi yang dibutuhkan mayoritas adalah perawat dengan kuota 20 orang. Selain itu, kata dia, dokter umum sebanyak lima orang, dokter spesialis sebanyak empat orang, radiografer sebanyak empat orang, analisis kesehatan sebanyak empat orang, dan tenaga teknis kefarmasian sebanyak dua orang.
“Sisanya, kami juga membutuhkan juru masak, pramusaji, pramubhakti, petugas administrasi, keamanan, dan kebersihan,” tuturnya.
Devi menyatakan, ada persyaratan administrasi yang harus diperhatikan pelamar. Yaitu membuat surat lamaran yang ditujukan kepada Ketua Panitia Pengadaan PTT RSUD Kota Depok, membuat daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah beserta tranksrip nilai, yang dilegalisir sesuai formasi yang dilamar.
“Adapun persyaratan umum lainnya, membawa fotokopi bukti pengalaman bekerja, sertifikat pendidikan dan pelatihan, Surat Tanda Registrasi, keterangan sehat dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK),” jelasnya.
Dia menambahkan, berkas lamaran dikirimkan ke Gedung Manajemen RSUD Depok, yang beralamat di Jalan Rayat Muchtar Nomor 99, Kecamatan Sawangan. Dengan batas pengiriman selambat-lambatnya pada 24 Maret mendatang.
“Peserta yang lolos administrasi akan dihubungi langsung oleh panitia, untuk mengikuti tahapan selanjutnya,” pungkasnya.
MONITOR, Mombasa, Kenya - Indonesia kembali menunjukkan kiprahnya dalam percaturan pembangunan kelautan dunia melalui kehadiran…
MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…
MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…
MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…