BERITA

AJI Jakarta Himbau Jurnalis Hindari Kerumunan Dalam Pencarian Berita

MONITOR, Jakarta – Ketua AJI Jakarta Asnil Bambani menghimbau agar penyebaran informasi dan data bagi para jurnalis tidak melalui kerumunan yang biasa terjadi dalam kegiatan konferensi pers, atau pun wawancara tatap muka.

“Pemerintah telah menetapkan penyebaran virus Covid -19 sebagai bencana nasional non alam dan Pemda DKI Jakarta sudah melakukan pelarangan dan menutup sarana umum yang banyak terjadi kerumunan karena dinilai sangat rentan penyebaran virus Covid-19,” kata Asnil dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (15/3).

Perubahan strategi ini, sambung dia, bersifat sementara demi keselamatan jurnalis di lapangan masa penyebaran virus Covid-19 mereda. 

“Perlu dicatat, menghindari kerumuman bagi wartawan dengan tetap berpegang teguh pada prinsip kebebasan pers dan hak atas informasi dan bukan alasan bagi para narasumber untuk menyembunyikan informasi penting bagi publik,”ujarnya. 

Dalam kesempatanya itu, AJI juga memberikan beberapa opsi agar para jurnalis dapat tetap bekerja dalam menyampaikan informasinya kepada publik. Berikut, opsinya;

1. Siaran pers disertai foto dan video peristiwa dengan catatan keterangan serta hak cipta gambar bergerak maupun tidak bergerak. 

2. Lembaran data yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan laporan berita.

3. Live streaming atau pengiriman gambar secara online melalui website atau link resmi  yang disediakan oleh narasumber. 

4. Siaran langsung melalui platform media sosial atau aplikasi komunikasi dengan disertai waktu untuk tanya jawab melalui kolom komentar atau teknologi suara lainnya. 

5. Penyebaran video keterangan pers melalui video singkat dengan keterangan dan hak cipta atas gambar video bergerak. 

6. Wawancara atau pertemuan tatap muka dengan narasumber dihimbau atas pertimbangan mendesak dengan persetujuan pimpinan redaksi dengan pencatatan sebagai dokumentasi penelusuran interaksi dekat dengan sesama manusia.

7. Mendesak tim kehumasan dan komunikasi dari para narasumber agar siap menjawab pertanyaan dari para jurnalis melalui aplikasi komunikasi maka penting agar menyediakan nomor kontak yang bisa dihubungi demi kepentingan konfirmasi. 

Recent Posts

Kemenperin Pertemukan Industri Produsen dan Pengguna Pati Ubi Kayu

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu pengembangan usaha dan peningkatan daya saing industri pati…

7 menit yang lalu

Pedagang Daging Akhiri Mogok, Harga Disepakati Rp55 Ribu Jelang HBKN

MONITOR, Jakarta - Aksi mogok pedagang daging sapi resmi berakhir. Pemerintah bersama asosiasi pedagang dan…

1 jam yang lalu

Dukung Ketahanan Pangan, Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890 di Garut

MONITOR, Garut - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri…

3 jam yang lalu

Wamenag: Program Bimas Islam Harus Ubah Perilaku, Bukan Sekadar Anggaran

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo R. Muhammad Syafi’i meminta program Bimbingan Masyarakat…

6 jam yang lalu

Sekjen Gelora: Ambang Batas Nol Persen Tak Sebabkan DPR Deadlock

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik menegaskan, bahwa…

12 jam yang lalu

Haji 2026, DPR Pertanyakan Saham BPKH dan Dana Jemaah di Bank Muamalat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina, menyoroti sejumlah isu krusial…

15 jam yang lalu