BERITA

Istana Umumkan Menhub Budi Karya Positif Virus Corona

MONITOR, Jakarta – Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi positif terinfeksi virus Corona, atau Covid-19. Budi Karya ditetapkan menjadi pasien nomor 76 yang dirawat.

Kabar ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno. Ia menjelaskan, Budi Karya yang kini terinfeksi Corona dirawat di RSPAD Gatot Subroto.

“Atas izin keluarga yang disampaikan oleh Pak Kepala RSPAD adalah Pak Budi karya Sumadi,” ujar Pratikno dalam konferensi pers di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Sabtu (14/3).

Pernyataan Mensesneg ini dibenarkan oleh pihak RSPAD Gatot Subroto, yang menyebut telah merawat seorang menteri kabinet Joko Widodo.

“Saat ini beliau kita rawat di RSPAD. Sudah ada perbaikan,” ujar Wakil Kepala RS Kepresidenan RSPAD Gatot Subroto, Albertus Budi Sulistyo, yang mendampingi Pratikno.

Recent Posts

Menag Harap ormas Islam Tebar Optimisme dan Jaga Semangat Persatuan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam untuk…

3 jam yang lalu

Ini Penjelasan Hukum Tidak Berpuasa dalam Perjalanan Mudik?

MONITOR, Jakarta - Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Kementerian Agama, Arsad…

6 jam yang lalu

Dari Masjid Raya UMC, Prof Rokhmin Serukan Revolusi Etos Kerja Islami

MONITOR, Cirebon - Rokhmin Dahuri menegaskan pentingnya konsep itqan sebagai fondasi etos kerja Islami yang…

6 jam yang lalu

Permintaan Global Meningkat Picu Kenaikan HPE Konsentrat Tembaga dan Emas

MONITOR, Jakarta - Harga Patokan Ekspor (HPE) komoditas konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) ditetapkan…

8 jam yang lalu

Kemenag Gelar Takjil Pesantren di Lirboyo, Soroti Karakter Santri Inspiratif

MONITOR, Kediri - Kementerian Agama menggelar kegiatan ‘Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri’ di…

14 jam yang lalu

Prabowo-Gibran Tunai Zakat di Istana, Jadi Teladan Perkuat Ekonomi Umat

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming, serta para menteri Kabinet…

18 jam yang lalu