Ketua MPR: Ekonomi Nasional Tidak Boleh Lumpuh Karena Takut Covid-19

Ketua MPR RI 2019-2024 Bambang Soesatyo (dok: net)

MONITOR, Jakarta – Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pemerintah untuk terus mengkreasi kebijakan stimulus ekonomi guna merespons kerusakan akibat kecemasan pada wabah Virus Corona Novel (nCoV-19). 

Stimulus ekonomi sangat diperlukan, agar kerusakan yang terjadi saat ini tidak semakin parah.

“Takut dan cemas karena meluasnya penyebaran wabah nCoV-19 jangan sampai menyebabkan lumpuhnya perekonomian nasional,” kata Bamsoet, di Jakarta, Senin (9/3).

“Rasa cemas dan kehati-hatian jangan sampai menghentikan atau mengurangi keseluruhan aktivitas masyarakat dalam skala ekstrim,” tambahnya.

Ia mengatakan bahwa kehidupan harus tetap berjalan sebagaimana mestinya agar kerusakan akibat penyebaran wabah nCov-19 tidak semakin parah. 

Setiap orang harus berani tetap bekerja, kegiatan produksi dan perdagangan tidak boleh berhenti, aktivitas belajar anak dan remaja harus tetap berjalan. 

“Pemerintah pun hendaknya tetap mengupayakan kebijakan dan langkah-langkah stimulus guna mereduksi kerusakan di sektor ekonomi dan bisnis,” papar politikus Golkar ini.

Terpenting untuk diwaspadai dan disikapi oleh semua pihak adalah fakta bahwa wabah nCoV-19 sudah menimbulkan kerusakan cukup serius bagi perekonomian, termasuk ekonomi nasional.

“Gambaran tentang kerusakan itu sudah menjadi pemberitaan dalam beberapa pekan terakhir. Lalu lintas ekspor-impor menurun karena melemahnya permintaan. Itu berarti kegiatan produksi di sejumlah negara, termasuk Indonesia, juga menurun,” sebut dia.

“Kalau proses kerusakan ini tidak direduksi, perekonomian global bisa terseret ke dalam resesi. Apalagi, durasi cemas dan kehatian-hatian akibat wabah nCoV-19 belum bisa dihitung.”

“Menunggu sambil membiarkan terjadinya eskalasi kerusakan adalah salah. Semua orang tentu tidak mengharapkan terjadi resesi ekonomi akibat wabah nCoV-19,” pungkasnya.