PARLEMEN

Pemerintah Disarankan Bentuk Gugus Tugas Penyegahan Corona

MONITOR, Jakarta – Pemerintah disarankan untuk segera membentuk gugus tugas terkait penanganan penyebaran virus Corona atau nCoV- 19.

Gugus tugas ini perlu dibentuk supaya pemerintah bisa tetap fokus bekerja menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Hal itu disampaikan Anggota DPR RI Marwan Jafar, di Jakarta, Senin (9/3).

“Nggak perlu corona ini dilebih-lebihkan, saya usulkan cukup ditangani gugus unit khusus lintas kementerian/lembaga, pemerintahan berjalan semestinya dan yang paling penting meningkatkan hajat hidup orang banyak,” kata dia.

Masih dikatakan dia, bila melihat dari fenomena wabah Wuhan ini hanya ramai dan menjadi perbincangan di perkotaan saja. Sementara, di pedesaan, imbuh Marwan, berdasarkan hasil kunjungannya tidak ada kehebohan serupa.

“Jadi di Dapil saya itu tidak ada dalam pertemuan reses tatap muka dengan konstituen tidak ada membahas Corona, apalagi yang kena, membahas saja nggak ada,”klaim politikus PKB itu.

“Karena itu, tidak perlu ada kepanikan yang berlebihan, rakyat kita ini rakyat yang harmonis yang guyub nggak usah takut, nggak usah dilebih-lebihkan situasinya, karena itu berdampak pada investasi, barang dan jasa, sektor ekonomi,” sebut anggota Komisi VI DPR ini.

Sementara itu, masih dikatakan dia, terkait dengan penyebar hoax soal Corona harus ditanggapi secara serius. Pasalnya informasi hoax akan sangat mempengaruhi kinerja pemerintah yang tengah fokus mengatasi sektor ekonomi

“Dampaknya yang agak terasa memang kebutuhan bahan pokok, itu memang perlu diperhatikan terutama dilakukan operasi pasar, itu penting itu,” paparnya.

“Membangun koperasi, UMKM itu penting, pain killer, obat penawar rasa sakit itu misalnya ada perlambatan ekonomi global perlambatan ekonomi nasional,” pungkas Marwan.

Recent Posts

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

6 jam yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

13 jam yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dapat Buka Lapangan Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…

14 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri bekali Anggota DPRD dan DPC PDIP Paradigma Ekonomi Biru Atasi Krisis Pembangunan

MONITOR, Makassar – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau,…

15 jam yang lalu

Kemenag dan BI Dorong Rohis Jadi Agen Perubahan dan Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital

MONITOR, Bali - Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Bank Indonesia terus memperkuat kapasitas…

16 jam yang lalu

Gaungkan Gerakan Literasi, Legislator Willy Aditya Usul Ada Pojok Baca untuk Karyawan Hingga OB dan Sopir

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya sebagai salah satu legislator…

16 jam yang lalu