Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (Foto: Satria/Monitor)
MONITOR, Jakarta – Tindakan kekerasan hingga menewaskan 47 orang yang terjadi di India terus mendapatkan perhatian dan kecaman dari sejumlah pihak.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Said Aqil Siroj misalnya. Sebagai pimpinan organisasi muslim terbesar di Indonesia, mengecam tindakan kekerasan yang dipicu atas undang-undang tentang kewarganegaraan tersebut.
“Mengecam segala bentuk dan tindak kekerasan, termasuk didalamnya adalah perilaku menyerang pihak-pihak yang dianggap berbeda,” kata Said dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (8/3).
Dalam kesempatannya itu, Said juga mendesak pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah diplomatis dan ikut andil dalam upaya menciptakan perdamaian di India.
“Upaya ini penting dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab internasional yakni turut berperan dalam usaha menciptakan perdamaian dan keamanan dunia,” paparnya.
PBNU, imbuh Said, juga meminta kepada perserikatan bangsa-bangsa (PBB) untuk berinisiatif melakukan investigasi dan menindak segala pelanggaran HAM.
“Agar terciptanya suatu keadaan yang kondusif di India serta agar tumbuh kembali sebagai negara yang berdaulat yang mensejahterakan rakyatnya,” ujar dia.
Ia pun menghimbau kepada masyarakat internasional untuk menggalang bantuan kemanusiaan dan terus mengupayakan perdamaian bagi masyarakat India.
MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…
MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…
MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…
MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…
MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…