PARLEMEN

Gelar Dialog, Senator Lampung Ini Dengarkan Aspirasi Guru Honorer

MONITOR, Lampung – Anggota DPD RI Abdul Hakim menggelar dialog dan serap aspirasi bersama puluhan guru yang tergabung komunitas Guru Tenaga Kependidiikan Honor Non Kategori (GTKHNK) 35 Plus Lampung Timur dan Metro, Jumat (6/3). 

Dalam kesempatan itu, Ketua GTKHNK 35 Plus, Aham Suwandoko sebagai perwakilan menyampaikan keluhan dan harapan mereka kepada senator daerah pemilihan (Dapil) Lampung tersebut. 

“Terimakasih atas kesediaan bapak menemui kami, kami akan terus berjuang untuk hak kami, kami selama ini sudah banyak kontribusi dan mengabdi kepada sekolah, tapi untuk kesejahteraan kami terganjal aturan terkait usia kami yang sudah di atas 35 tahun,” kata Aham seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Minggu (8/3).

“Kami sudah bertemu berbagai pihak untuk mencari dukungan dan menyampaikan hal ini kepada bapak Presiden, kami berharap bapak bisa membawa aspirasi kami,” ungkapnya. 

Menanggapi hal itu, Hakim mengatakan akan mendukung penuh perjuangan mereka. 
“Saya dukung penuh perjuangan bapak ibu, sekalipun saya berada di Komite IV yang tidak membidangi pendidikan, saya akan komunikasikan ke rekan-rekan Komite III dan senator Lampung lainnya,” sebut dia.

“Saya juga akan surati Ketua DPD RI agar hal ini menjadi bahan perhatian, semoga perjuangan bapak ibu membuahkan hasil yang menggembirakan,” tegas Abdul Hakim.

Selain berdialog dengan para guru honorer, diwaktu bersamaan, Abdul Hakim juga bertemu dan berdialog bersama warga Metro Selatan dirumah salah satu warga Ibni Dahiri.

“Senang berjumpa bapak ibu, saya sedang reses dengan fokus utama terkait statistik sensus penduduk, UMKM, musrenbang, pengawasan perda, dan isu lain yang berkaitan dengan tugas DPD RI,” terang Hakim. 

Salah satu warga Metro, Lindarti mengeluhkan beberapa hal. “Ada jalan di daerah kami sudah banyak berlubang pak, mohon di advokasi karena jalan propinsi, kemudian nasib guru honor juga tolong diperhatikan,” papar dia. 

Menyikapi hal tersebut, Abdul Hakim merespon dengan positif. “Terimakasih aspirasi, saran dan masukannya, setiap aspirasi yang masuk akan diklasifikasikan sesuai levelnya baik pusat, provinsi atau pun kota, kemudian akan di teruskan ke pihak-pihak yang terkait,” pungkasnya.

Recent Posts

Teken MoU, Kemenag dan Al-Azhar Buka Peluang Double Degree hingga Riset Bersama

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir, memperkuat kemitraan…

21 menit yang lalu

Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…

12 jam yang lalu

Multatuli Justice Law Firm Lebak Dorong Kesadaran Hukum dan Akses Pendampingan bagi Masyarakat

MONITOR, Lebak — Multatuli Justice Law Firm hadir di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memberikan pelayanan…

12 jam yang lalu

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

19 jam yang lalu

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

3 hari yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

3 hari yang lalu