Ilustrasi pekerja menggunakan masker (dok: pikiran rakyat)
MONITOR, Jakarta – Pemerintah saat ini dituntut untuk lebih serius dalam menangani masalah wabah Corona. Pasalnya, virus mematikan ini dinilai bisa mengancam stabilitas ekonomi di Tanah Air sehingga menakut-nakuti masyarakat.
Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sri Rahayu mengatakan agar pemerintah perlu mengantisipasi sejumlah hal termasuk mencegah virus tersebut berimbas pada sektor ekonomi terutama soal Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK.
“Jangan sampai terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) di balik terjadinya virus Corona,” ujar Sri Rahayu dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/3).
Lebih lanjut ia menjelaskan, wabah ini secara tidak langsung berpotensi mempengaruhi terjadinya PHK. Menurut politikus PDI Perjuangan ini, hal tersebut akan menghantui perusahaan di industri yang bergantung pada mobilitas masyarakat.
“Pada dasarnya harus kita lihat betul dampaknya kepada masyarakat maupun pada dunia usaha,” imbuh legislator dapil Jawa Timur VI itu.
MONITOR, Jakarta — Tiga kementerian mencakup Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Kementerian Usaha…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyoroti rencana Indonesia menerima hibah…
MONITOR, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di kisaran lima persen dinilai belum mencerminkan…
MONITOR, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten berada di kisaran lima persen dalam beberapa…
MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan hingga 4 Mei 2026, sebanyak sembilan dari…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan…