UMKM

Koperasi Mahasiswa Diminta Kembangkan Bisnis Baru Berbasis Teknologi

MONITOR, Jakarta – Koperasi mahasiswa (kopma) yang dimotori mahasiswa di berbagai perguruan tinggi diharapkan bertransformasi salah satunya mengembangkan bisnis baru berbasis teknologi.

Ketua Umum Kopindo Pendi Yusuf M. Efendi setelah menjadi pembicara dalam acara Rebranding Koperasi Mahasiswa yang diinisiasi oleh LPDB-KUMKM di Surabaya, mengatakan pentingnya bagi kopma untuk bertransformasi agar bisa tetap menjaga daya saing di era revolusi industri 4.0.

“Mereka harus bertransformasi dalam berbagai aspek, pertama dalam bentuk layanan kepada anggotanya, ataupun dalam melayani yang non anggota yang tadinya manual ke digital,” katanya.

Selain itu, dari sisi bisnis, kopma dinilai penting untuk mengembangkan bisnisnya dari bisnis eksisting melayani kebutuhan anggota ke arah bisnis baru yang berteknologi.

“Mereka harus bertransformasi menghasilkan bisnis baru dari gagasan yang berangkat dari talenta muda, dari anggotanya. Misal talent mereka soal kopi mereka bisa buat kafe, misal acting juga ada semacam sekolah acting yang minimal bisa mewadahi passion mereka. Lebih baik kalau itu ramah teknologi bukan sampah teknologi,” katanya.

Sebab, kata dia, bisnis berbasis teknologi akan menyebabkan bisnis lebih “accessible”, “easy to use”, dan “user friendly”. Terlebih kopma beranggotakan kaum milenial yang dekat dan akrab dengan teknologi.

Jika hal itu digarap dengan baik, Pendi yakin kopma akan berkembang dengan pesat namun harus didukung oleh semua pihak termasuk kebijakan dari kampusnya dan pemerintah.

Kopindo mencatat kendala utama perkembangan kopma lebih ke arah masih minimnya pengalaman anggotanya dalam menjalankan bisnis sehingga perlu sinergi pentahelix termasuk di dalamnya akademisi, bisnis, community, government, dan media.

“Turn over dan pergantian anggota dan pengurus yang tinggi dari kopma setiap tahun justru menjadi sesuatu yang baik untuk kepentingan kaderisasi mereka sejak 1974. Selain itu mereka juga terkoneksi dengan baik antara kopma di setiap kampus di Indonesia sehingga potensi dan valuasi mereka tinggal dikapitalisasi secara positif,” katanya.

Kopindo yang dimotori oleh kopma-kopma saat ini mencatat jumlah kopma di Indonesia mencapai 132 kopma di berbagai perguruan tinggi. Pendi berharap ke depan berbagai kebijakan baik dari kampus maupun pemerintah memberikan keberpihakan yang nyata bagi kopma untuk berkembang.

Pada kesempatan itu, ia menjadi pembicara termasuk melakukan mentoring terhadap 50 ketua/pengurus kopma yang hadir dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia agar bisa melakukan rebranding dalam berbagai sisi.

Dari sisi pembiayaan, pemerintah melalui LPDB-KUMKM telah memberikan skema dan kemudahan khusus kepada kopma untuk memberikan alokasi dana bergulir kepada kopma yang memiliki rencana bisnis yang prospektif dan aplikatif.

Recent Posts

Libur Paskah 2026, 352 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Jasa Marga Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 352.578 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada…

8 jam yang lalu

Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN 2026 Kian Kompetitif, 143 Ribu Pendaftar Berebut Kursi Kampus Islam Berkelas Dunia

MONITOR, Surabaya – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) semakin menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi utama…

9 jam yang lalu

201 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Regional Nusantara, Naik 10,14 Persen

MONITOR, Jakarta – Arus lalu lintas di sejumlah ruas tol yang dikelola Jasamarga Nusantara Tollroad Regional…

10 jam yang lalu

DPR RI dan Parlemen Inggris Perkuat Diplomasi Konservasi

MONITOR, Jakarta – DPR RI menerima kunjungan delegasi United Kingdom All-Party Parliamentary Group (APPG) on…

14 jam yang lalu

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan…

1 hari yang lalu

GNTI Salurkan Bibit Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Serang - Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian…

1 hari yang lalu