BERITA

FKPK- K Sodorkan Putra Kaltim Jadi Calon Kepala Badan Otorita IKN

MONITOR, Jakarta – Pemuda dari Kalimantan Timur (Kaltim) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda Kaltim untuk Kedaulatan (FKPK-K) mempertanyakan pengumuman calon kepala badan otorita Ibu Kota Negara oleh Presiden Jokowi.

Lantaran, dari empat nama tidak ada nama putera asal dari Kaltim tersebut.

Demikian disampaikan Koordinator Presidium FKPK-K, Bambang Prayitno kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (6/3).

Ia mengatakan, penentuan Kepala Badan Otorita IKN harus dilakukan dengan cermat, karena akan sangat menentukan keberhasilan transisi menuju terbentuknya pusat pemerintahan pada 2024 mendatang.

“Kepala Badan Otorita IKN dan strukturnya hendaknya mengakomodasi Sumber Daya Manusia (SDM) Kaltim. Hal ini sangat penting mengingat lokasi IKN berada di Provinsi Kaltim,” kata dia.

Menurut Bambang, pola hubungan antara Badan Otorita dengan provinsi Kaltim maupun pemerintah pusat harus dikelola oleh SDM berkualifikasi nasional secara kompetensi, integritas, kepemimpinan maupun manajerial.

“Termasuk, memiliki jangkauan komunikasi yang baik dengan pusat dan daerah, serta mampu memahami sosial kultur masyarakat Kaltim atau tempat di mana IKN berada,” sebut dia.

Dalam kesempatan itu, aktivis kepemudaan Kaltim Viko Januardhy mengatakan dari empat nama yang diumumkan Presiden Jokowi, baik Ahok, Bambang Brodjonegoro, Tumiyono maupun Azwar Anas, secara eksplisit tidak satu pun putra Kaltim.

Sehingga, sambung dia, secara tersirat dapat menimbulkan pertanyaan di dalam benam masyarakat, apakah sumber data manusia (SDM) Kaltim tidak ada yang layak masuk dalam nominasi? 

Bukan kah lokasi IKN ada di dalam wilayah Provinsi Kaltim? “Dan selayak nya turut pula  memperhatikan keterwakilan Kaltim sebagai Kepala Badan Otorita IKN,” tegas Viko.Oleh karena itu, FKPK-K, imbuh Viko meminta agar Presiden Jokowi mendengarkan aspirasi masyarakat Kaltim terkait dengan calon kepala otoritas IKN.

“Kami FKPK-K mengajukan nama Kepala Badan Otorita IKN, yakni, Gubernur Kaltim Isran Noor, Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Wali Kota Syaharie Jaang, dan juga Rektor Universitas Mulawarman Prof Masjaya,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi menyampaikan empat nama calon kepala badan otorita IKN, yakni, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Dirut PT Wijaya Karya Tumiyono dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

2 hari yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

2 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

3 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

3 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

3 hari yang lalu