Presiden Joko Widodo di Istana Negara (dok: Instagram)
MONITOR, Jakarta – Seluruh negara di dunia saat ini tengah merasakan dampak akibat wabah virus Corona atau Covid-19, tak terkecuali Indonesia. Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi ini menyebabkan ekonomi dunia menjadi semakin sulit.
“Perang dagang belum lagi usai, sekarang muncul virus korona. Inilah yang menambah sulitnya ekonomi dunia,” keluh Jokowi di Istana Negara, Rabu (4/3).
Untuk itu, orang nomor wahid di negeri ini meminta Kementerian Perdagangan fokus pada mitigasi dampak pelemahan ekonomi global di tengah wabah virus korona terhadap pertumbuhan dan stabilitas ekonomi nasional.
“Kita harus tetap fokus bekerja, menjaga optimisme, memanfaatkan peluang, dan mencari jalan keluar dari setiap kendala yang dihadapi,” ucap Jokowi tegas.
Menurutnya, di tengah situasi seperti ini, Indonesia butuh adanya relaksasi bagi kebijakan impor bahan baku untuk kebutuhan industri.
Selain untuk meminimalkan dampak ekonomi dari penyebaran wabah korona bagi sektor industri, kata Jokowi, hal itu untuk menjaga agar barang-barang kebutuhan konsumsi masyarakat tetap tersedia dengan harga yang stabil.
MONITOR, Jakarta — Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1…
MONITOR, Jakarta — Arus lalu lintas kendaraan selama periode mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 M di wilayah…
MONITOR, Tangsel - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Bambang…
MONITOR, Cikampek — Peningkatan volume kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek mendorong PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT)…
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat arus puncak mudik Idulfitri 1447 Hijriah telah…