Babinsa menyisir toko obat dan apotek untuk memantau penjualan masker di Depok (Foto: Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Komandan Rayon Militer (Danramil) 07/Limo Kapten Inf Dwi Pamuji memerintahkan sejumlah Bintara Pembina Desa (Babinsa) lakukan pengawasan terhadap penjualan masker dan antiseptik di sejumlah apotik maupun retail.
Selain itu, Dwi juga meminta para Babinsa untuk memantau penjualan sembako di pasar maupun grosir.
Dwi mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk meminimalisir adanya tindakan oleh oknum yang membeli komoditas tertentu dalam jumlah besar di satu lokasi yang dapat menimbulkan kelangkaan.
“Ini kita lakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan pembelian secara berlebihan pasca dirilisnya dua warga Depok positif corona,” kata Kapten Dwi kepada awak media, Rabu (4/3).
Dwi menyampaikan, beberapa lokasi yang menjadi target pantauan oleh pihaknya berada disepanjang Jalan Raya Limo dan Cinere.
Dari hasil pemantauan, Dwi mengatakan masker di wilayah Kecamatan Cinere dan Limo sudah mengalami kelangkaan. Sementara terkait harga, masih dalam batas normal.
“Stok masker di sejumlah apotik sudah langka dari pekan kemarin. Informasi yang didapat di lapangan, rencananya hari ini dikirim. Untuk harga masih belum ada perubahan. Sementara stok sembako masih aman dan terkendali,” ujarnya.
MONITOR, Jakarta - Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro memperingatkan Polisi untuk menjaga soliditas…
MONITOR, Tulungagung - Kementerian Agama melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama Dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA), Setjen…
MONITOR, Tangerang Selatan – Kementerian Agama terus menguatkan peran madrasah sebagai motor pendidikan Islam di…
MONITOR, Bitung - Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., melanjutkan agenda kunjungan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa terhadap korban insiden driver ojek…
MONITOR, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak sebagian besar permohonan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor…