Bersama tim RS Brimob, Pemkot Depok melakukan persiapan untuk penyemprotan di rumah warga terindikasi corona. (Foto: istimewa)
MONITOR, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersama Rumah Sakit (RS) Brimob melakukan sterilisasi di rumah pasien terindikasi virus corona. Yaitu dengan menyemprotkan cairan disinfektan, guna menekan penyebaran virus yang berasal dari Kota Wuhan tersebut.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, penyemprotan hanya dilakukan di rumah pasien yang berlokasi di Perumahan Studio Alam Indah, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya.
“Hanya di rumahnya saja, tidak satu komplek yang diisolasi,” katanya kepada wartawan di Balai Kota Depok, Senin (02/3) malam WIB.
Setelah dilakukan penyemprotan disinfektan, lanjut Mohammad Idris, pihaknya akan melihat perkembangan hasil dari Tim Gegana RS Brimob bersama para pakar kesehatan yang terlibat dalam penelitian kasus tersebut. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), rumah pasien virus Korona diisolasi selama 14 hari.
“Jadi, warga sekitar di perumahan tersebut jangan panik. Semuanya bisa beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…
MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…
MONITOR, Makassar – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau,…