PEMERINTAHAN

Kemen PUPR Siapkan Anggaran Rp.69 Miliar untuk Pembangunan Gedung Politeknik Negeri Manado

MONITOR, Manado – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak 2019 ditugaskan untuk melakukan pembangunan dan rehabilitasi sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia utamanya di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar).

Salah satunya ada pembangunan Gedung Pendidikan Terpadu Politeknik Negeri Manado yang pembangunannya sempat terhenti sejak 2016 karena keterbatasan biaya.

“Kita lanjutkan pembangunan sarana pendidikan yang terhenti guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satunya Gedung Pendidikan Terpadu Politeknik Negeri Manado yang terputus sejak tiga tahun lalu,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau pembangunan gedung Politeknik Negeri Manado, Senin (2/3/2020).

Lingkup pekerjaan pembangunan Gedung Pendidikan Terpadu Politeknik Negeri Manado meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal dan elektrikal dan site development. Gedung ini dibangun di atas lahan seluas 4.250 meter persegi terdiri dari tujuh lantai dengan luasan per lantai 1.500 meter persegi serta dilengkapi dengan basement, lantai maintenance dan top floor.

Fasilitas utama yang dibangun di antaranya adalah 48 ruang kelas, 2 ruang kuliah teater, perpustakaan dan hall perpustakaan, 6 ruang transfer dosen, 10 ruang laboratorium, lobby utama, hall utama, dan teras drop off. Bangunan dilengkapi dengan 2 unit lift dengan kapasitas 10 dan 14 orang, daya listrik 555 KVA, generator set 450 KVA, ground water tank dan rumah pompa.

Sementara fasilitas pendukung yang dibangun di antaranya toilet di setiap lantai, musala, gudang MEP, ruang olahraga indoor, ruang kantor maintenance, tempat parkir mobil dan motor.

Pembangunan gedung ini dilakukan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (PPSPPOP) dengan nikai kontrak Rp 69 miliar. Pembangunan ini dikerjakan oleh PT Sumber Alam Sejahtera – PT Surya Agung Kencana Mas dengan masa pengerjaan 300 hari kalender mulai 11 Februari 2020-6 Desember 2020.

Pekerjaan rehabilitasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ini mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kriteria pembangunan PTN dan PTKIN adalah tanah milik PTN, PTKIN atau Lembaga dan Kementerian terkait, bangunan tidak dalam sengketa atau masalah hukum, diprioritaskan bangunan yang kondisi tidak rampung lebih dari 50%, memiliki Amdal dan IMB, telah dilakukan audit dari BPKP dan audit kelayakan bangunan.

Recent Posts

DPR Dukung Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal, Dorong Gerakan Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…

14 jam yang lalu

Legislator Soroti Dugaan Klaim Fiktif JKN, Dorong Agar Diusut Tuntas karena ‘Rampok’ Uang Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…

14 jam yang lalu

Evaluasi Haji Embarkasi Banjarmasin, Menhaj Utamakan Istithaah Kesehatan Hingga Nol Toleransi Pelanggaran

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi…

14 jam yang lalu

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan…

15 jam yang lalu

Sikapi Penyesuaian BPIH 2027, Menhaj Tekankan Efisiensi Tanpa Turunkan Kualitas Layanan

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Biaya…

15 jam yang lalu

STPK Matauli Perkuat Peran Kampus Maritim, Prof Rokhmin Usulkan Dua Prodi Baru untuk Dukung Ekonomi Biru

MONITOR, Tapanuli Tengah – Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli terus memperkuat posisinya sebagai…

18 jam yang lalu