JABAR-BANTEN

Pengungsi Warga Sukajaya Bogor Butuh Listrik, PLN Diminta Segera Selesaikan Pemasangan

MONITOR, Bogor – Memasuki hari ke 61 pasca bencana longsor Sukajaya Kabupaten Bogoor, satu hal krusial terlihat di beberapa lokasi pengungsian yang mengalami efek bencana terparah yakni di Desa Cileuksa, yaitu permasalahan sambungan listrik yang selama ini dinanti oleh masyarakat.

Karena dengan tidak adanya aliran listrik mereka sulit dan terkendala melakukan aktifitas sehari-hari seperti sanitasi dan kebutuhan air bersih. Selama ini kebutuhan listrik ditopang oleh beberapa Generator Set (Genset) hasil swadaya bantuan dari relawan. Namun, yang jadi masalah adalah biaya BBM genset tersebut menyulitkan mereka, karena tidak ada alokasi anggaran dari Pemerintah.

Sebetulnya, ada sekitar 54 titik di jalur Haur Bentes-Cisusuh-Cipugur yang sudah berdiri tiang-tiang listrik, akan tetapi baru hanya tiangnya saja, memang belum terlihat jaringan kabel listrik yang terpasang.

Salah satu pengungsi di wilayah Rancanangka Cileuksa, Guru Mama menyatakan bahwa mereka sangat membutukan listrik untuk menunjang kehidupan mereka. Maka ketika tiang-tiang itu datang dengan senang hati mereka sambut dan ikut gotong royong mendirikan tiang listrik tersebut.

“Waktu tiang-tiang tersebut datang ke wilayah kami, bahagia rasanya, bahkan ratusan masyarakat disini ikut bergotong royong mendirikan tiang-tiang tersebut, karena memang kami butuh listrik untuk penerangan dan juga kebutuhan menyedot air bersih, tapi gak tau kenapa ternyata sampe sekarang sudah hampir dua bulan masih sekedar tiang saja belum ada kabelnya, gak tahu sampe kapan akan dipasang,” ujar Mama, Senin (2/3/2020).

Mama juga menambahkan, selama ini kebutuhan listrik di suplai melalui Genset, itupun terkadang suka mati jika BBM habis dan harus lapor ke Kepala Desa. Genset juga cukup hanya untuk lampu saja. “Kalau mesin air mah ga akan kuat, kami berharap PLN bisa melanjutkan pemasangan jaringan listrik ini biar kami bisa ambil air,” terangnya.

Sementara itu, dihubungi lewat sambungan telepon Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom menyayangkan kelambatan pemasangan jaringan listrik ini hingga dikeluhkan masyarakat pengungsi.

“Terakhir saya mengunjungi pengungsi blok Cipendawa, Cipugur tanggal 22 Februari 2020. Saya masih melihat aktifitas beberapa petugas PLN yang sedang memasang trafo di Cipendawa, tapi memang sepanjang jalan yang berdiri baru tiang listriknya saja,” ungkap Aan.

Aan juga meminta pihak PLN untuk mempercepat proses pemasangan jaringan listrik ke lokasi pengungsi karena kebutuhan listrik sangat penting untuk kehidupan di pengungsian.

“Saya akan segera berkoordinasi dengan PLN wilayah setempat agar mempercepat pemasangan jaringan listrik, karena ini sudah dua bulan lebih pengungsi hidup di pengungsian seadanya ditambah pasokan listrik yang belum ada,” tandasnya.

Recent Posts

Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

MONITOR, Bantul - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan…

2 jam yang lalu

Komite II DPD RI Dukung Penguatan Inseminasi Buatan, Kementan Genjot Produktivitas Ternak Nasional

MONITOR, Lembang — Upaya pemerintah dalam memperkuat layanan reproduksi ternak melalui program inseminasi buatan (IB) mendapat…

2 jam yang lalu

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Kemnaker Tekankan Tahap Akhir Penentu Sertifikat dan Uang Saku

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan seluruh peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional…

9 jam yang lalu

Harga BBM Naik, Pemerintah Dinilai PHP Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam mengkritik langkah Pemerintah yang menaikkan…

14 jam yang lalu

Industri AMDK Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan dan Dorong Kontribusi Ekonomi Nasional

MONITOR, Jakarta – Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terus menegaskan posisinya sebagai sektor strategis yang…

17 jam yang lalu

Kemendag Dorong Pelaku Usaha Adaptif Hadapi Peluang Global

MONITOR, Surabaya - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong pelaku usaha nasional untuk lebih adaptif dalam menghadapi…

1 hari yang lalu