BERITA

Tingkatkan Kualitas Pembuatan Proposal, LPDB-KUMKM Gelar Pelatihan

MONITOR, Yogyakarta – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menggelar bimbingan teknis pembiayaan dana bergulir syariah di Kota Yogyakarta.

Pelatihan itu, lantaran masih banyaknya proposal pembiayaan dana bergulir yang ditolak.

Demikian disampaikan Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM Fitri Rinaldi dalam keterangan tertulisnya, dimuat Minggu (1/3).

“Karena dari pengalaman saya coaching tahun lalu di Yogyakarta juga, dari 8 koperasi yang berpotensi menjadi mitra kami, empat proposal di antaranya tidak disetujui,” kata dia.

Sebenarnya, sambung dia, permasalahan ada pada kelembagaan koperasi tersebut, di mana proses perubahan statusnya dari Koperasi Serba Usaha menjadi KSPPS belum rampung. Serta masalah tingkat Non Performing Financing (NPF/pembiayaan bermasalah) yang tinggi. 

Oleh karena itu, lanjut Rinaldi, mereka akan semakin sering menyambangi koperasi yang berpotensi menjadi mitra, untuk diberikan bimbingan.

“Sehingga, koperasi yang kami sasar, bisa memenuhi kriteria dan persyaratan LPDB-KUMKM. Dampaknya, proses persetujuan menjadi lebih cepat yang pada akhirnya target kami tahun ini lebih cepat tercapai,” papar dia.

Sebagaimana diketahui, tahun ini LPDB-KUMKM menargetkan penyaluran dana bergulir sebanyak Rp1,85 triliun. Dari nilai tersebut, porsi pembiayaan syariah sebanyak 45 persen atau sebanyak Rp832,5 miliar dan sisanya untuk pembiayaan konvensional.

Seluruh penyaluran dana bergulir tersebut 100 persen akan disalurkan ke koperasi seluruh Indonesia.

Masih dikatakan Rinaldi, menjelang bulan puasa dan lebaran adalah momen yang tepat untuk menjemput bola. Karena dipastikan UKM membutuhkan dana untuk meningkatkan produksi lalu mengambil pembiayaan di koperasi.

“Target kami tiga bulan pertama ada pengajuan dana bergulir sebanyak Rp250 miliar yang disetujui. Jadi di November nanti saya maunya tidak bicara lagi tentang penyaluran, tapi soal evaluasi dana bergulir di 2021,” pungkas dia.

Recent Posts

Nagan Raya Fair 2026 Jadi Etalase UMKM dan Gerbang Investasi Aceh

MONITOR, Nagan Raya – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya resmi membuka Nagan Raya Fair 2026 dalam…

22 menit yang lalu

Pasien Harus Terjang Ombak Hingga Pelayaran Perintis di NTT Disetop, Legislator Tekankan Soal Keadilan Infrastruktur

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri berbicara urgensi keadilan…

6 jam yang lalu

Soroti Kasus Pemerkosaan Gadis di Bekasi, Komisi III DPR Ingatkan Agar Tak Ada Penyelesaian di Luar Jalur Hukum

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menyampaikan keprihatinan atas kasus dugaan kekerasaan…

6 jam yang lalu

Penyelundupan Benih Lobster Masih Marak, Rokhmin Dahuri: Negara Tidak Boleh Kalah

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu…

12 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas Wirausaha Muda melalui WIBAWA Grow Day 2026

MONITOR, Surakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat kapasitas wirausaha muda…

16 jam yang lalu

Daftar Jemaah Haji 2027 Diumumkan, Wamenhaj Minta ASN Segera Bangun Komunikasi Sejak Dini

MONITOR, Surabaya - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah mengumumkan daftar jemaah haji yang masuk…

17 jam yang lalu