Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Kamaruddin Amin saat memberikan sambutan dalam acara rapat kerja Direktorat PTKI (Foto: Sapto/Monitor)
MONITOR, Cianjur – Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin mendorong Akselerasi Guru Besar di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), hal itu ia ungkapkan saat memberikan arahannya pada Rapat Kerja Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (27/2).
Menurutnya, jika melihat jumlah Program Studi (Prodi) di Perguran Tinggi keagamaan Islam yang saat ini berjumlah 2.900, maka jumlah Guru Besar yang kini berjumlah 882 belum mencukupi.
“Kalau program studi kita 2.900, seharusnya Profesor kita 2.900 juga, minimal sekali seharusnya setiap prodi itu memiliki Guru Besar minimal satu,” ujarnya pada kesempatan tersebut.
Untuk itu ia mendorong Direktorat PTKI untuk menentukan target yang terukur dan mensinergikan program dengan Perguruan Tinggi untuk peningkatan jumlah guru besar setiap tahunnya.
“Tentu untuk memenuhi target Akselerasi Guru Besar ini harus kita programkan, Alhamdulillah tahun lalu cukup efektif aktivitas yang kita lakukan dalam meningkatkan jumlah Guru Besar kita,” tegas Kamaruddin Amin.
Guna menjaga raihan positif pada 2019 tersebut, Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini meminta kepada Direktorat PTKI untuk menjaga raihan tersebut guna meningkatkan kembali di tahun-tahun berikutnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyiapkan pola pendidikan dan latihan (Diklat)…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat untuk menguatkan doa bagi para korban…
MONITOR - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menutup tahun 2025 sebagai…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama bekerja sama dengan Alvara Strategic…
MONITOR, Jakarta - Indeks Kepercayaan Industri (IKI) bulan Desember 2025 tercatat sebesar 51,90, yang menunjukkan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mencatat kenaikan angka pernikahan nasional sepanjang 2025. Berdasarkan data Sistem…