PEMERINTAHAN

2.500 Pelamar CPNS Kemendes PDTT Ikuti SKD Berbasis Komputer

MONITOR, Jakarta – Sedikitnya 2.500 pelamar dari 10.021 pelamar Calon Pegawai Negeri sipil (CPNS) di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tahun 2020 mulai mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Kantor Kemendes PDTT pada Rabu (26/2).

Berdasarkan pantauan para peserta SKD berbasis CAT sudah hadir sejak pukul 06.00 WIB di kantor Kemendes PDTT untuk mengikuti SKD berbasis CAT yang dimulai pukul 08.00 WIB. Para pelamar secara tertib mengikuti proses dari mulai registrasi, memasuki ruang SKD berbasis CAT hingga melihat hasil dari nilai tes tersebut.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyempatkan meninjau secara langsung pelaksanaan SKD berbasis CAT tersebut. Bahkan, Abdul Halim Iskandar yang biasa disapa Gus Menteri ini memberikan semangat dan pesan kepada para peserta sebelum dimulainya SKD berbasis CAT.

“Dua hal yang saya sampaikan, pertama agar mengikuti tes ini dengan niat ibadah, jangan punya niat yang macam-macam. Yang kedua berjuang semaksimal mungkin. Dari kedua hal ini, jangan berpikir hasil, karena urusan hasil itu, tuhan yang memutuskan,” katanya.

Usai peninjauan, Gus Menteri menyampaikan bahwa pelaksanaan SKD berbasis CAT di Kemendes PDTT telah berjalan dengan lancar, tertib dan kondusif.

“Saya liat prosesnya bagus. Betul-betul obyektif, betul – betul tidak memberikan ruang sekecil apapun kepada para pihak yang ingin berkolusi. Karena semua pertanyaan dan jawaban sudah di setting melalui sebuah sistem dan skor hasilnya juga langsung bisa diliat ditempat ini,” katanya.

Namun, Gus Menteri masih berharap agar dalam penyeleksian CPNS terdapat sebuah mekanisme yang lebih kuat lagi didalam memfilter sikap dan perilaku nasionalisme para CPNS ini.

“Sikap dan perilaku nasionalisme itu tidak bisa ditinggalkan, diabaikan. Menurut saya justru itu yang sangat penting. Jangan sampai kualifikasi terpenuhi. Tapi, nilai-nilai nasionalismenya rendah. Itu akan membahayakan keberlangsungan bangsa kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Bima Hana Wibisana yang juga hadir dalam peninjauan pelaksanaan SKD berbasis CAT di Kemendes PDTT mengapresiasi pelaksanaan yang digelar di Kemendes telah berjalan lancar, tertib dan kondusif.

Bima juga mengapresiasi terkait fasilitas yang disediakan dan pelayanan yang diberikan oleh Kemendes PDTT kepada peserta SKD berbasis CAT.

“Fasilitas sudah sangat memadai, sangat teratur, sistemnya juga sudah dibuat dengan baik. Tinggal pelaksanaannya yanh seringkali muncul masalah kecil. Ada yang terlambat datang, ada yang ketinggalan KTP dan lainnya. Namun, kita coba akomodasi sebisa mungkin, karena mereka adalah warga negara yang ingin mengabdi pada negara,” katanya.

SKD berbasis CAT dalam seleksi CPNS di Kemendes PDTT diikuti oleh 10.021 peserta. Adapun lokasi penyeleksiannya dibagi dua lokasi yakni di Kantor Kemendes PDTT sebanyak 5.021 dan di kantor BKN sebanyak 5.000 peserta.

“Dijadwalkan untuk di kantor Kemendes PDTT pada hari ini (26/2) dan besok (27/2). Untuk di BKN dijadwalkan pada Jumat (28/2) hingga senin (1/3). Jadi dua hari di Kantor Kemendes PDTT dan tiga hari di Kantor BKN,” kata Kepala Bagian Kepegawaian Setjen Kemendes PDTT Aditya Hendra Krisna.

Lebih lanjut, Aditya menyebutkan bahwa alokasi formasi CPNS di Kemendes PDTT sebanyak 230 CPNS. Sehingga, dalam tahapan penyeleksiannya, setelah SKD CAT akan diambil sebanyak 690 peserta untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“690 peserta yang lolos SKD berbasis CAT akan mengikuti SKB berupa psikotes dan wawancara. Kami berharap, proses penyeleksian hingga akhir berjalan lancar, tertib dan kondusif,” katanya.

Terkait fasilitas yang disediakan, Aditya menyebutkan bahwa Kemendes PDTT telah menyediakan sejumlah fasilitas diantaranya yakni fasilitas pusat informasi, penitipan barang, menyiapkan ruang registrasi, ruang sterilisasi sebelum masuk ruang CAT. Bahkan juga menyediakan WC umum, tenaga medis, ambulance.

“Kita berusaha melayani para peserta semaksimal mungkin agar para peserta merasa kita memerlukan mereka. Bukan mereka mencari pekerjaan. Negara memang membutuhkan para warganegara untuk bisa berbakti pada nusa dan bangsa,” katanya.

Recent Posts

Kawendra Dorong HKTI Kawal Aspirasi Petani, Bantuan Ayam Petelur dan 20 Etalase Disalurkan di Lumajang

MONITOR, Lumajang - Anggota DPR RI Kawendra Lukistian mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten…

5 jam yang lalu

HKTI Lumajang Dorong Hilirisasi Pertanian, PAC di 21 Kecamatan Diminta Dampingi Petani

MONITOR, Lumajang - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mendorong percepatan hilirisasi produk pertanian…

23 jam yang lalu

MUI Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Karhutla, Serukan Salat Istisqa dan Qunut Nazilah

MONITOR, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku…

23 jam yang lalu

Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan daya saing Usaha…

24 jam yang lalu

HUT ke-11 KCIC, Wamenaker Harap Alih Pengetahuan Whoosh ke SDM Lokal

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11…

1 hari yang lalu

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan…

1 hari yang lalu