Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy
MONITOR, Jakarta – Belakangan ini, terungkap pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy soal usulan fatwa orang kaya menikahi orang miskin hanya sekadar selingan alias intermezzo.
Dibalik candaan tersebut, Muhadjir ingin menyoroti persoalan rantai kemiskinan di Indonesia yang sangat kompleks. Menurut dia, rata-rata maasyarakat Indonesia memiliki kecenderungan untuk menikahkan anggota keluarganya dengan strata perekonomian yang sama.
Mengenai hal ini, Politikus Demokrat Jansen Sitindaon mengingatkan mantan Mendikbud RI itu untuk tidak boleh keliru dalam bersikap, atau bermain-main dengan sebuaah pernyataan.
Jansen mengatakan, dalam mengelola pemerintahan itu secara ideal wajib sempurna. “Mengelola administrasi state & government itu idealnya wajib sempurna,” kata Jansen Sitindaon, Sabtu (22/2)
“Tak boleh ada peluang keliru dan salah. Ini bukan ajang main-main,” tegasnya lagi.
Menurut Jansen, pernyataan Menko PMK itu berpotensi membuat kisruh ditengah publik, bahkan akan memiliki dampak yang lebih besar.
“Karena impactnya besar dan langsung terkait public (national) interest. Bahkan bisa jadi berita dunia. Tapi tentu kembali lagi ke standard Presidennya,” pungkasnya.
MONITOR, Jeddah – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah RI terus memperketat pengawasan serta pendampingan…
MONITOR, Bekasi - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrawil) Republik Indonesia Agus…
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas pada periode arus…
MONITOR, Semarang – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian menyiapkan skema rekayasa lalu lintas berupa one…
MONITOR, Batang - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot melakukan peninjauan langsung kesiapan…
Monitor, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari…